Ngawi (beritajatim.com) — Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tanpa identitas yang membuat resah warga Dusun Nglencong 1, Desa Dempel, Kecamatan Geneng.
Warga melaporkan bahwa orang tersebut kedapatan membawa senjata tajam dan melakukan pembakaran sejumlah barang di sekitar permukiman. Aksi itu membuat warga panik dan khawatir akan keselamatan mereka.
Menerima laporan tersebut, Kapolsek Geneng AKP Haris Sunarto, langsung terjun ke lokasi bersama anggotanya. Pihak desa dan petugas Puskesmas Geneng turut mendampingi proses penanganan.
Sesampainya di lokasi, petugas mengedepankan pendekatan humanis dengan menenangkan ODGJ tersebut, sekaligus memberikan makanan untuk meredakan situasi. Setelah kondisi dianggap aman, ODGJ yang belum diketahui identitasnya (Mr. X) dievakuasi ke RSUD dr. Suroto Ngawi guna mendapat penanganan medis. Polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Ngawi untuk proses penanganan lanjutan.
Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon mengapresiasi langkah cepat jajarannya.
“Penanganan terhadap ODGJ harus dilakukan secara hati-hati dan manusiawi, dengan tetap memastikan keselamatan masyarakat maupun individu tersebut. Sinergi dengan tenaga medis serta Dinas Sosial sangat diperlukan agar prosesnya berjalan tepat,” ujar AKBP Charles, Jumat (14/11/2025).
Berkat respons cepat aparat dan pihak terkait, situasi di Desa Dempel kini kembali kondusif. Warga pun diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan kejadian serupa agar dapat segera ditangani. [fiq/aje]






