Surabaya (beritajatim.com) – Saddil Ramdani, pemain baru Persebaya Surabaya mengaku tidak kesulitan saat beradaptasi dengan tim barunya di bawah asuhan pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares.
Winger anyar Persebaya itu mulai menjalani latihan dengan rekan-rekan setimnya sejak Rabu (9/9/2026). Sebuah ikhtiar bersama dalam mempertajam strategi lini serang Persebaya.
Sambutan hangat dari rekan-rekan baru Saddil membuat proses adaptasinya terasa lebih mudah. Mulai dari dukungan menjalani program latihan fisik, hingga memahami maksud intruksi pelatih.
“Saya merasa senang dan tentu menghormati seluruh pelatih, pemain, serta ofisial yang ada di Persebaya. Mereka juga menyambut saya dengan baik,” kata Saddil.
Sejak memulai latihan pertama, pemain berusia 27 tahun asal Raha, Sulawesi Tenggara tersebut memiliki fokus sendiri pada membangun pondasi fisiknya.
Saddil ingin segera mungkin bisa menyesuaikan diri dengan intensitas latihan Persebaya: “Secara pribadi saya ingin lebih meningkatkan kondisi fisik. Saya ingin segera mengembalikan kondisi dan menyesuaikan diri dengan intensitas latihan bersama teman-teman,” ungkapnya.
Ia menyadari bahwa proses adaptasi di tim barunya ini tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat, ataupun mudah seperti membalikkan telapak tangan.
Meski begitu, ia ingin memanfaatkan setiap sesi latihan untuk semakin mengenal rekan setim, memahami keinginan pelatih, sekaligus menemukan kembali ritme permainan terbaiknya dan segera dapat berkontribusi untuk tim.
“Semoga proses adaptasi saya bisa berjalan lebih cepat sehingga semakin nyaman bermain bersama tim,” katanya.
Kedatangan pemain muda di Persebaya itu memikul tanggung jawab dan harapan besar untuk menambah variasi di lini serang klub berjuluk Bajol Ijo.
Saddil Ramdani didatangkan ke Persebaya dari Persib Bandung dengan skema peminjaman pemain atau loan, untuk memperkuat skuad Green Force pada Super League 2026/2027. (rma/ted)






