Lamongan (beritajatim.com) – Musim 2025/2026 menjadi babak baru dalam perjalanan karier winger muda Persela Lamongan, Muhammad Affani Ubaidillah. Di bawah tangan dingin Aji Santoso, pemain kelahiran 2007 itu baru saja bersemi dan menunjukkan potensi besar sebagai pemain masa depan Laskar Joko Tingkir. Namun, kebahagiaan itu tak berlangsung lama setelah sang pelatih memutuskan pamit dari Persela.
Affani merupakan jebolan akademi Persela yang mendapatkan promosi ke tim senior setelah melalui masa trial di awal persiapan Championship musim ini. Aji Santoso, yang dikenal gemar memberikan kesempatan bagi pemain muda, mempercayakan Affani untuk tampil di tim utama.
Kesempatan itu datang pada pekan keempat Championship 2025/2026, ketika Persela menjamu Persipura Jayapura di Stadion Surajaya. Dalam laga itu, Aji memberi kepercayaan penuh dengan menurunkan Affani sebagai starter. Meski Persela kalah 1-2, debut selama 79 menit itu menjadi pengalaman berharga bagi pemain yang baru naik dari level amatir.
“Saya banyak terima kasih sama coach Aji, karena kemarin saya bisa debut, sudah dikasih kepercayaan,” ujar Affani saat ditemui di Mess Persela, usai Aji Santoso berpamitan, Kamis (9/10/2025).
Pemain asal Kecamatan Babat itu tak menampik dirinya merasa kehilangan sosok Aji Santoso. Bagi Affani, pelatih asal Malang tersebut bukan hanya pemberi kesempatan, tapi juga pembimbing yang sabar dan peduli terhadap pemain muda.
“Rasanya sedih ya. Karena kemarin baru saja debut, sudah dikasih kepercayaan. Coach Aji sangat baik. Sekarang ganti pelatih baru lagi, harus mulai dari awal lagi,” ungkapnya.
Affani bercerita, sebelum laga debut, Aji memberikan pesan khusus agar ia bermain bebas tanpa tekanan. Bahkan, Aji berpesan kepada pemain senior agar tidak menegur Affani jika melakukan kesalahan di lapangan.
“Sebelum debut dikasih pesan sama coach Aji, main bebas aja, nggak usah takut-takut. Terus semua pemain senior juga dikasih pesan untuk nggak marahin saya kalau bikin kesalahan,” tutur Affani.
Sementara itu, Aji Santoso tak segan memberikan pujian terhadap anak didiknya itu. Menurut pelatih berlisensi Pro AFC tersebut, Affani memiliki kemampuan yang komplet dan mental bermain yang menjanjikan.
“Anak ini punya potensi besar. Dengan penampilan perdana seperti itu, sangat luar biasa, karena dia sama sekali belum punya pengalaman di kompetisi resmi. Dia sebelumnya hanya di level amatir,” kata Aji.
Aji juga menilai Affani memiliki teknik dasar yang mumpuni, visi bermain yang bagus, serta kecepatan yang menjadi keunggulan utamanya.
“Saya sangat yakin anak ini akan jadi pemain bagus jika terus diberi kesempatan. Kalau dia bisa main di beberapa pertandingan lagi, pasti makin percaya diri dan berkembang,” ujarnya.
Meski kini sudah tidak lagi menukangi Persela, Aji menegaskan dirinya akan tetap memantau perkembangan Affani. “Anak ini aset Lamongan. Saya berharap suporter terus mendukung Fani. Walaupun saya sudah tidak di Persela, saya akan tetap mengingatkan dia untuk jaga diri, semangat latihan, dan jangan salah pergaulan,” tuturnya. [fak/beq]






