Ponorogo (beritajatim.com) – Banyaknya prestasi yang diraih Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Nglumpang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo tampaknya tidak mampu menarik minat banyak siswa baru. Pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2024/2025, SDN 2 Nglumpang hanya mendapat satu siswa baru.
Plt Kepala SDN 2 Nglumpang Mlarak, Kunindyo Basuki Raharjo, mengakui sekolahnya hanya menerima satu siswa perempuan yang merupakan lulusan dari Taman Kanak-kanak (TK) di desa setempat. Di TK itu, tahun ini juga hanya meluluskan satu siswa lantaran jumlah penduduk di dusun yang menjadi lokasi lembaga pendidikan itu berada sedikit.
“Hanya dapat satu siswa tahun ini, ya lulusan dari TK di daerah sini juga,” kata Kunin, Rabu (17/7/2024).
Kunin menceritakan dusun di lokasi sekolahnya ini, tidak ada lagi ada anak usia 7 tahun. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan untuk menarik siswa baru, termasuk bekerja sama dengan TK, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa, serta menawarkan seragam baru secara gratis, hasilnya tetap tidak memuaskan.
Padahal, prestasi akademik sekolahnya juga patut dibanggakan. Mengingat, salah satu alumni dari SDN 2 Nglumpang saat ini, ada yang sedang kuliah di Singapura. Hal tersebut ternyata belum cukup untuk menarik perhatian minat orangtua untuk menyekolahkan anak mereka di SDB 2 Nglumpang.
“Tahun lalu kita memperoleh empat siswa, sehingga total siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 sekarang hanya 27 siswa,” pungkasnya. [end/beq]






