Jakarta (beritajatim.com) – Unit Usaha Syariah (UUS) bankjatim kembali menorehkan prestasi di bidang haji dan umrah. Pada ajang Annual Meeting & Banking Award 2023 yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), UUS bankjatim berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus.
Penghargaan yang berhasil diraih adalah Umrah Reward BPKH kategori BPD (terbaik ke 5), BPS BPIH Sustainable Finance 2023 kategori BPD (terbaik ke 3), dan BPS BPIH Pendaftar Haji Terbaik 2023 Kategori BPD (terbaik ke 2).
Penghargaan Umrah Reward BPKH diberikan kepada bank mitra BPKH yang berhasil meraih nilai tertinggi dalam program Umrah Reward BPKH. Program ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kinerja mitra BPKH dalam melayani jemaah haji dan umrah.
Sementara itu, penghargaan BPS BPIH Sustainable Finance 2023 diberikan kepada bank mitra BPKH yang memiliki program pembiayaan haji dan umrah yang berkelanjutan. Program ini mencakup komponen penilaian terhadap Environmental, Social & Corporate Governance (ESG) yang mengedepankan kegiatan pembangunan, investasi, dan bisnis yang berkelanjutan.
Terakhir, penghargaan BPS BPIH Pendaftar Haji Terbaik 2023 diberikan kepada bank mitra BPKH yang berhasil meraih nilai tertinggi dalam penghimpunan pendaftar haji.
Direktur Keuangan, Treasury & Global Services bankjatim Edi Masrianto mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas penghargaan dan juga kepercayaan BPKH kepada bankjatim, khususnya kepada UUS dalam menjadi mitra perbankan untuk penerimaan setoran haji.
“Penghargaan ini sekaligus juga menjadi dorongan semangat kami untuk senantiasa melakukan inovasi jasa layanan perbankan syariah terbaik kepada masyarakat, khususnya masyarakat Jawa Timur,” katanya.
Edi mengungkapkan, UUS bankjatim saat ini telah memiliki beragam produk dan layanan perbankan terutama layanan perbankan syariah untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah khususnya pelayanan tabungan haji. “Kami semakin agresif melakukan berbagai strategi untuk meningkatkan kinerja UUS. Salah satu strategi yang telah kami lakukan yaitu melaunching Dual Banking Leveraging Model (DBLM) Oktober 2023 lalu,” tegasnya.
Konsep DBLM adalah bisnis model dimana bank mengoptimalkan infrastruktur dan sumber daya konvensional demi memperluas market share perbankan syariah. Sehingga, hal tersebut dapat membawa dampak terhadap pertumbuhan kinerja keuangan UUS maupun bank konvensional. Lewat strategi ini, bank syariah dapat memasarkan produknya melalui tenaga pemasar maupun infrastruktur induknya. Jadi, perusahaan lebih efisien, karena dari sisi cost bisa turun dan sales dapat bersinergi dengan lebih baik. Melalui strategi DBLM, bank syariah tidak menjadikan bank konvensional sebagai saingan. Melainkan menjadikan bank syariah sebagai pelengkap produk bank konvensional.
Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander mengungkapkan, kegiatan tahunan ini bertujuan memberi apresiasi puluhan Mitra Perbankan yang menjadi Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH). Bank-bank tersebut dinilai telah memberikan bukti nyata dalam pelayanan dan kemitraan dalam perhajian serta pergerakan ekonomi syariah di Indonesia.
“Penghargaan ini diberikan kepada mitra BPKH yang bergerak di bidang keuangan syariah agar memberikan jaringan yang kuat dan industri investasi yang berkelanjutan. Kita berharap ke depan bank syariah juga turut serta dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” ungkap Harry.
Penghargaan yang diraih oleh UUS bankjatim merupakan bukti nyata komitmen bankjatim dalam mendukung program haji dan umrah. Bankjatim berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan layanannya agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya masyarakat Jawa Timur.[rea]






