Jakarta (beritajatim.com) – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. atau bankjatim mencatatkan pertumbuhan kredit yang signifikan pada triwulan III tahun 2023, yakni sebesar 12,61% (YoY). Pertumbuhan tersebut jauh di atas rata-rata pertumbuhan sektor industri perbankan per September yaitu di angka 8,96% (YoY).
Pertumbuhan kredit bankjatim didorong oleh penyaluran kredit produktif (komersial & SME) sebesar 25,44 % (YoY) dan sektor konsumer sebesar 4,74% (YoY).
Direktur Utama bankjatim Busrul Iman mengatakan, pertumbuhan kredit yang signifikan ini merupakan hasil dari strategi perseroan yang fokus pada penyaluran kredit produktif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.
“Kami rasa akses pembiayaan terhadap pelaku usaha harus dibuka selebar-lebarnya agar dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru. Pertumbuhan penyaluran kredit merupakan cerminan dari perekonomian yang berjalan dan menandakan adanya kenaikan permintaan barang dan jasa dari masyarakat,” kata Busrul.
Selain itu, pertumbuhan kredit bankjatim juga didukung oleh perbaikan kualitas pinjaman. Rasio Non Performing Loan (NPL) Gross bankjatim melandai menjadi 2,74% pada triwulan III 2023 dari sebelumnya 3,72% pada triwulan III 2022.
Busrul menambahkan, bankjatim juga terus mengembangkan bisnis di luar captive market yang telah dikuasai selama ini. Salah satunya dengan menyediakan produk dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat umum, serta layanan untuk segmen masyarakat dengan dana kelolaan di atas rata-rata.
Selain itu, bankjatim juga terus mengembangkan layanan digital untuk memudahkan nasabah dan calon nasabah dalam bertransaksi.
“Kami berharap masyarakat dan stake holder terus mendukung bankjatim demi akselerasi bisnis yang tidak hanya tumbuh secara organik, tapi juga non organic,” kata Busrul.[rea]






