Malang (beritajatim.com) – Tingginya minat masyarakat terhadap program mudik gratis mendorong Perum Jasa Tirta I (PJT I) menambah kuota peserta pada musim mudik Idulfitri 2026. Tahun ini, total pemudik yang difasilitasi mencapai 377 orang dengan 10 rute tujuan, meningkat dari sekitar 300 peserta pada tahun sebelumnya.
Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, mengatakan peningkatan kuota dilakukan sebagai respons atas tingginya kebutuhan masyarakat untuk pulang kampung melalui program mudik bersama BUMN.
“Meningkat karena kita melihat kebutuhan masyarakat yang ingin mudik bersama BUMN baik dari sisi jurusan maupun armada bus juga ada tambahan. Total peserta 377 itu melayani 10 jurusan. Dari Jakarta ke Malang. Lalu dari Malang ada yang ke Bandung, Purwokerto, Banyuwangi, Semarang, Ponorogo, Tuban, Trenggalek,” kata Fahmi, Selasa (17/3/2026).
Sebanyak 8 armada bus diberangkatkan dari Kota Malang untuk mengangkut para pemudik menuju berbagai kota tujuan. Dari sejumlah rute tersebut, jalur Jakarta menjadi yang paling diminati oleh peserta.
PJT I memastikan seluruh armada yang digunakan telah memenuhi standar kelaikan operasional guna menjamin keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.
“Kami sediakan bus yang bagus, mesinnya, kenyamanan dan keselamatan kita utamakan. Kami tidak ingin ada masalah jadi kami ingin bus yang dipakai layak operasi sehingga peserta merasa dalam mudik ini diberi kemudahan,” ujarnya.
Salah satu peserta, Totok Patwo, mengaku sangat terbantu dengan program ini. Ia bersama istri dan dua anaknya memanfaatkan fasilitas mudik gratis untuk pulang ke kampung halaman di Solo.
“Mau ke Solo ini 4 orang. Saya, istri sama dua anak. Saya browsing di google nemu akhirnya saya daftar dan bisa ikut. Otomatis saya senang karena mudik gratis,” ujarnya.
Program mudik gratis ini menjadi solusi bagi masyarakat untuk menghemat biaya perjalanan sekaligus memastikan perjalanan yang aman dan nyaman menjelang Hari Raya Idulfitri. [luc/beq]






