Bojonegoro (beritajatim.com) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro mengakibatkan banjir bandang.
Banjir bandang terjadi akibat limpasan air dari sungai Kaliklampok yang tidak mampu membendung derasnya air.
Sedikitnya, akibat banjir yang terjadi pada pukul 16.30 WIB kemarin 110 rumah warga di Desa Bobol Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro terdampak. Air masuk ke permukiman dengan arus yang cukup deras dan membawa material lumpur.
Kapolsek Sekar, Polres Bojonegoro, Iptu Nur Sayit, menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula pada Jumat (4/11/2022) siang mulai terjadi hujan lebat hingga sore hari. “Karena derasnya arus sungai mengakibatkan tanggul jebol, sehingga luberan air memasuki pekarangan dan rumah warga,” ujarnya, Sabtu (5/11/2022).
Kapolsek menjelaskan bahwa setidaknya ada 110 rumah warga di empat dusun yang terdampak luapan air tersebut, dengan ketinggian antara 100 hingga 150 sentimeter.
Adapun data korban terdampak banjir luapan sungai tersebut yaitu di Dusun Krajan sebanyak 3 rumah, Dusun Dawe sebanyak 15 rumah, Dusun Kaliklampok sebanyak 67 rumah, dan di Dusun Juron sebanyak 25 rumah.
“Luapan air yang masuk ke pemukiman penduduk dengan ketinggian 100 hingga 150 sentimeter, selama kurang lebih 20 menit,” kata Kapolsek.
[berita-terkait number=”4″ tag=”banjir-bojonegoro”]
Akibat dari kejadian tersebut, sejumlah rumah dan perabotan milik warga mengalami kerusakan. Hasil panen berupa jagung sebanyak 25 ton milik petani desa setempat juga dilaporkan hanyut terbawa arus. Selain itu sebanyak 10 ton pupuk milik warga juga dilaporkan terendam luapan air.
“Seekor sapi dan ratusan ekor unggas hanyut terbawa arus air. Saat ini air sudah surut dan warga mulai membersihkan sisa lumpur yang terbawa banjir. Korban jiwa nihil. Kerugian material masih dalam pendataan,” pungkasnya.
Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bojonegoro Ardian Orianto mengungkapkan, adanya laporan banjir bandang tersebut, pihaknya melakukan melakukan koordinasi dengan Polres Bojonegoro, Kodim 0813 Bojonegoro dan instansi terkait lainnya untuk melaksanakan bakti sosial membantu warga yang terdampak banjir.
“Kami bersama Polres dan Kodim selain menyalurkan bantuan kepada korban, juga akan berangkat ke lokasi melaksanakan bakkti sosial,” pungkasnya. [lus/ted]






