Surabaya (beritajatim.com) – Bandit Pencurian kendaraan bermotor (curanmor) Surabaya kembali beraksi. Kali ini, sebuah apotek di Jalan Arjuno menjadi sasarannya. Aksi curanmor itu terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) pada Senin (15/4/2024) malam.
Gede Mahendra, salah satu karyawan di apotek itu mengatakan awalnya ia memarkir motor di tempat parkiran apotek untuk menyiapkan berbagai berkas yang akan dipakai untuk pekerjaannya. Warga Sidoarjo itu mengaku saat itu sepeda motornya tidak dikunci stir.
“Saya masuk ke apotek itu sekitar 20 menit. pas saya keluar motornya sudah hilang,” kata Gede kepada beritajatim.com, Kamis (18/4/2024).
Mengetahui motornya hilang, Gede lantas mengecek rekaman CCTV yang terpasang di lokasi. Dari rekaman CCTV, terduga pelaku dua orang. Mereka datang ke lokasi berboncengan motor jenis matik. Terduga pelaku yang berperan joki mengenakan celana pendek hitam, atasan warna abu-abu, dan memakai helm.
Sedangkan, pelaku eksekutor memakai jaket warna biru kombinasi kuning, memakai celana jins, mengenakan helm dan membawa tas selempang. Pelaku yang bertugas sebagai eksekutor hanya membutuhkan waktu sekitar 10 detik untuk merusak rumah kunci motor. “Motor Honda Scoopy nopol W 3980 NDP saya dibobol kurang dari 10 detik. Lalu dibawa kabur,” imbuh Gede.
Kasus pencurian ini lantas dilaporkan ke Polsek Sawahan. Ia berharap polisi bisa menemukan sepeda motornya dan menyeret pelaku untuk masuk penjara. “Saya sudah laporkan ke Polsek Sawahan,” pungkasnya.
Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Kanit Reskrim Polsek Sawahan AKP Ristitanto membenarkan peristiwa itu. Saat ini, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang terekam kamera CCTV. “Sudah olah TKP kemarin. Lalu sekarang masih penyelidikan. Mohon bersabar,” kata Risti. [ang/suf]






