Surabaya (beritajatim.com) – Polsek Wonocolo menangkap bandit curanmor (pencurian kendaraan bermotor) yang meresahkan warga Surabaya. Bandit tersebut berinisial AK (26) warga Bangkalan yang sehari-hari menjadi tukang parkir.
Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Iptu Sutrisno menjelaskan, penangkapan itu terjadi usai pihaknya mendapatkan informasi adanya pencurian di Jalan Wonocolo pada Januari 2023. “Kami bisa mengidentifikasi salah satu pelaku. Dia adalah GF target operasi kami sejak lama,” ujar Sutrisno, Senin (8/5/2023) malam.
Anggota Polsek Wonocolo lantas mendapatkan informasi jika keduanya berada di Jalan Jemursari. Anggota di lapangan pun melakukan pengejaran. Namun sayang, GF berhasil melarikan diri sedangkan pihak kepolisian menangkap AK yang saat itu juga ketahuan membawa celurit. “Dari keterangan AK, GF ini sudah 5 kali melakukan pencurian. Dia otak komplotannya,” imbuh Sutrisno.
BACA JUGA:
Polres Tanjung Perak Surabaya Borgol Dua Pelaku Curanmor
Dalam menjalankan aksinya, GF menyuruh seseorang untuk berkeliling mencari motor sasaran. Usai menemukan target operasi, GF beserta temannya yang lain secara bergantian akan menerima sherlock dari pesan whatsapp. Kebanyakan, daerah yang menjadi sasaran adalah tempat kos di Surabaya.
“Mereka tidak punya tempat menetap di Surabaya. Mereka selalu berangkat dari Madura. Ketika berhasil mencuri langsung dibawa ke Madura,” tegas Sutrisno.
Saat ini, pihak kepolisian dari Polsek Wonocolo masih mengejar GF untuk pengembangan kasus. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, AK dijerat dengan pasal 363 KUHP dan pasal 2 UU darurat No 12 tahun 1951 tentang senjata tajam dengan hukuman maksimal kurungan penjara 7 tahun. [ang/suf]






