Magetan (beritajatim.com) – Sebuah balon udara jatuh di atap rumah warga di Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Minggu pagi (27/7/2025). Balon berukuran sekitar tiga meter itu menyebabkan ledakan petasan dan merusak genteng rumah milik Marsis (65), warga Dusun Sekarputih.
Kapolsek Lembeyan, AKP Rochmadi membenarkan adanya kejadian tersebut. “Pada pukul 06.15 WIB telah terjadi balon udara jatuh yang menimpa rumah warga atas nama Marsis,” ujarnya.
Balon udara tersebut disertai puluhan petasan kecil yang sebagian masih meledak saat jatuh di atap rumah. Akibatnya, sekitar 12 genteng pecah dan beberapa serpihan jatuh ke dalam rumah.
Saksi bernama Kemis (54), warga setempat yang juga seorang PNS, bersama warga lainnya segera membantu memadamkan sisa petasan dan membersihkannya. “Kami menyiram sisa petasan yang belum meledak lalu melapor ke Polsek Lembeyan,” ungkapnya.
Polsek Lembeyan melalui Kanit Reskrim, Kanit Intel, dan Ka SPK bersama anggota langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas juga mengamankan barang bukti berupa plastik balon sepanjang 3 meter, 20 sisa petasan kecil, dan genteng pecah. Pihak kepolisian masih menyelidiki asal balon udara, yang menurut warga berasal dari arah timur.
“Tim kami telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi, dan melanjutkan penyelidikan,” tambah Kapolsek.
Kejadian ini kembali mengingatkan bahaya tradisi pelepasan balon udara dengan petasan yang marak saat musim perayaan di beberapa wilayah Jawa Timur. [fiq/suf]






