Gresik (beritajatim.com) – Aksi balap liar di Bulan Ramadhan kembali marak di Jalan RA.Kartini Gresik. Namun, arena balap liar itu akhirnya dibubarkan polisi, Minggu (17/3/2024) dini hari. Karena mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kasat Samapta Polres Gresik Iptu Heri Nugroho menuturkan, pihaknya melakukan patroli sahur bertujuan memberikan rasa nyaman terhadap masyarakat saat menjalankan ibadah puasa.
“Saat kami melakukan patroli menemukan ada puluhan anak muda melakukan balap liar. Spontan anggota langsung menggerebek serta mengamankan motor yang akan dipakai balap liar itu,” tuturnya, Minggu (17/3/2024).
Selain menyita puluhan motor, lanjut dia, puluhan anak muda yang terjaring patroli dibawa ke Polres Gresik. Mereka diberi pembinaan serta dipanggil orangtuanya.
“Pelaku balap liar kami amankan. Sedangkan yang disita ada 26 unit motor. Namun, sebelum diambil kembali diminta melengkapi surat-suratnya dan akan diserahkan setelah lebaran,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan, dirinya menyayangkan adanya aksi balap liar saat Ramadhan. Untuk itu, Kapolres mengmbau kepada masyarakat segera melapor bila ada kegiatan balap liar di jalan raya.
“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama Ramadhan. Hindari kegiatan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat,” katanya.
Alumni Akpol 2002 itu menambahkan, selama Ramadhan pihaknya terus mengintensifkan kegiatan patroli sahur sampai Hari Raya Idulfitri. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi kriminal.
“Pengalaman sebelumnya aksi tersebut biasanya meningkat. Untuk itu, masyarakat saya himbau juga turut menjaga lingkungan sekitar agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan,” pungkasnya. [dny/suf]






