Surabaya (beritajatim.com) – Adegan penembakan dengan peluru memantul dan berbalik ke penembaknya mungkin hanya ada di film-film komedi. Bisa juga, adegan konyol tersebut ditemukan di film-film India.
Tetapi, nyatanya ada peristiwa yang mirip dengan adegan tersebut. Orang jahat menembakkan peluru ke target tapi malah memantul dan berbalik melukai penembak itu sendiri.
Peristiwa yang mungkin tak masuk akal itu terjadi di Amerika Serikat. Akhirnya, si penembak mati karena ulahnya sendiri.
Dilansir dari Indiatimes.com, seorang pria dari Texas, AS, tewas oleh peluru dari senjatanya sendiri pada hari Sabtu (30/7/2022). Saat itu, dia mencoba menembak seorang wanita di leher.
Byron Redmon, 26 tahun, diyakini telah berusaha menembak wanita tak dikenal di sebuah apartemen dekat 2200 blok Medical District di Dallas, Texas. Tapi, entah bagaimana peluru yang ditembakkan Redmon justru mental dan mengenai kakinya.
Sebuah laporan dibuat mengenai penembakan ini. Tapi saat polisi tiba di lokasi kejadian, mereka menemukan apartemen itu kosong.
Meski begitu, polisi mereka menemukan jejak darah yang jelas mengarah ke jalan. Beberapa menit kemudian, mereka menerima telepon dari rumah sakit Parkland Memorial yang mengatakan Redmon dan wanita itu ditemukan di dalam mobil dengan luka tembak yang parah.
Penembak dinyatakan meninggal di rumah sakit. Polisi belum mengungkap identitas dan foto wanita yang menjadi korban.
Meskipun tidak jelas apakah pasangan itu saling mengenal atau apa motif dari penembakan itu, Kepolisian Dallas mengkonfirmasi analisis apartemen menunjukkan peluru yang sama bertanggung jawab atas luka leher wanita itu dan cedera kaki fatal Redmon.
“Penyelidikan awal ditentukan di apartemen, laki-laki, Byron Redmon, 26, menembak korban wanita dewasa di leher. Peluru kemudian keluar dan mengenai kaki Redmon. Redmon meninggal di rumah sakit,” demikian pernyataan kepolisian setempat.
Polisi telah menyebutkan penyelidikan atas insiden tersebut masih berlangsung, dan belum merinci senjata api yang digunakan Redmon dalam penembakan tersebut.
Umumnya peluru dapat mengubah lintasan setelah mengenai tubuh manusia karena tulang dan organ dapat mengambil sebagian energi dari peluru tersebut. Namun, peluru kaliber rendah, seperti amunisi 22 cal yang banyak digunakan yang kompatibel dengan banyak jenis pistol, senapan dan senjata api lainnya.
Peluru ini diketahui dapat memantul dari tulang dan ‘memantul’ di sekitar tubuh – atau lintasannya tujunya bisa berubah drastis. Tapi ini pasti karma instan bagi si penembak. [adg/beq]







