Surabaya (beritajatim.com) – Semua orang sebagai individu yang berbeda, tentu ada kebiasaan tersendiri. Salah satu kebiasaan yang mungkin dimiliki sebagian orang adalah ketika makan.
Ada yang terbiasa makan dengan cepat, namun sebagian ada yang lambat. Hanya saja, tanpa disadari makan cepat sebenarnya berisiko menyebabkan berbagai masalah pada kesehatan.
Maka dari itu, penting untuk makan dengan teratur. Dampak baik dari kebiasan ini bukan hanya menyehatkan tapi dapat menjaga berat badan tetap normal.
Untuk sebagian orang dengan banyak kegiatan, hal ini mungkin sulit dilakukan. Pasalnya mereka merasa bahwa waktu lebih penting untuk hal lain daripada dihabiskan terlalu banyak untuk makan.
Adapun beberapa resiko karena makan terlalu cepat dilansir dari berbagai sumber adalah sebagai berikut:
Pemicu asam lambung
Sebenarnya bukan hanya makan, hal ini berlaku dengan minum. Jika biasanya kita mengira asam lambung disebabkan oleh terlalu banyak kopi. Nyata, makan cepat merupakan salah satu pemicu penyakit ini.
Dampak dari kebiasaan makan cepat adalah peningkatan aliran balik asam lambung ke kerongkongan setelah makan yang dapat memicu risiko terjadinya penyakit asam lambung (GERD). Resiko selanjutnya adalah gejala nyeri ulu hati bahkan sesak napas.
Apabila kebiasaan makan cepat tidak dirubah dan sudah muncul gejala GERD tanpa penanganan. Maka hal ini berpotensi komplikasi, seperti penyempitan kerongkongan, luka di kerongkongan bahkan berujung perdarahan hingga kanker.
Lambatnya Sistem pencernaan
Meskipun kita memasukkan makanan dengan cepat, ternyata ini malah menghambat kerja sistem pencernaan. Tanpa disadari, orang yang makan cepat, saat menyantap makanan dalam potongan besar tentu saja tidak mengunyah hingga halus.
Ini yang membuat lambung dan usus beserta enzim-enzim pencernaan harus bekerja lebih keras untuk menghaluskan makanan hingga dapat disalurkan ke organ selanjutnya.
Kenaikan Berat badan
Faktanya, tubuh membutuhkan waktu sekitar 20 menit ketika mulai makan sampai mendapatkan sinyal kenyang ke otak. Tapi, saat kita makan dengan cepat, tentu saja kita malah cenderung makan lebih banyak dalam 20 menit karena masih merasa lapar.
Sebenarnya, jumlah makanan yang dikonsumsi sudah cukup. Namun, kebiasaan ini malah membuat kelebihan kalori sehingga meningkatkan berat badan.
Lain halnya dengan, makan secara teratur dan menikmati setiap hidangan, tentu saja membuat perut menjadi lebih cepat kenyang dan terhindar dari kenaikan berat badan akibat terlalu banyak makan. (PRD/ian)






