Surabaya (beritajatim.com) – Kerap kali seseorang menahan lapar dengan alasan tertentu. Setiap orang tentu memiliki alasan tersendiri dan tentu berbeda-beda. Entah karena terlalu sibuk dengan pekerjaan, tugas, tidak punya cukup uang, atau bahkan malas untuk keluar dan masak makanan.
Tak sedikit dari mereka yang mungkin justru sudah sangat terbiasa menahan lapar. Hingga merasa menjadi hal yang lumrah dan merasa semuanya berjalan baik-baik saja. Padahal banyak dampak buruk yang bisa saja terjadi karena sering menahan lapar, di antaranya seperti;
Terganggunya metabolisme tubuh
Sering menahan rasa lapar tentu berbahaya untuk kesehatan tubuh. Meski seolah fisik kuat, namun dalam jangka waktu tertentu hal ini bisa memberikan dampak buruk. Salah satu yang bisa saja terjadi ialah terganggunya metabolisme tubuh.
Hal ini tidak lepas dari sumber energi yang harusnya didapat dari makanan, justru beralih dengan mengambil energi dari fungsi organ lain, seperti glukosa yang terdapat pada jaringan otot dan hati. Tak ayal jika kemudian bisa berdampak penurunan fungsi organ tersebut.
Naiknya asam lambung
Yang sangat rentan dialami oleh orang-orang yang sering menahan lapar ialah naiknya asam lambung. Pada dasarnya produksi asam lambung tidak akan terhambat hanya karena seseorang tidak mengonsumsi makanan.
Namun, yang terjadi kemudian justru asam lambung akan membakar lapisan perut seseorang, sehingga timbul rasa nyeri atau yang biasa orang sebut dengan maag.
Otot jadi lemah
Makanan memang menjadi sumber energi untuk tubuh. Tak ayal jika asupan makanan sehat tercukupi, seseorang akan tampak lebih energik dan kuat dalam melakukan aktivitas, begitupun sebaliknya.
Sering menahan lapar hanya akan membuat otot-otot pada tubuh melemah karena kurangnya asupan nutrisi. Jika demikian tentu dapat membuat tubuh jadi lemas dan tak berdaya.
Kerja otak menurun
Tidak hanya badan yang perlu asupan nutrisi, otak pun demikian. Bahkan kesehatan otak menjadi salah satu hal yang vital.
Maka, jika seseorang kurang mendapat asupan nutrisi dari makanan, kemungkinan besar yang bisa terjadi ialah turunnya kualitas kerja otak. Sehingga fokus, daya tangkap, maupun daya ingat bisa jadi berjalan tidak begitu baik.
Memungkinkan mengalami sembelit
Hal yang satu ini bisa saja terjadi karena cukup lama menahan lapar, sekalinya mengonsumsi makanan justru dilakukan dengan terburu-buru.
Jika demikian biasanya seseorang tidak mengunyahnya dengan cukup baik. Hingga enzim yang terdapat dalam sistem pencernaan jadi sulit mencerna. Hal inilah yang akhirnya memicu terjadinya sembelit. (fyi/ian)






