Bojonegoro (beritajatim.com) – Salah satu bakal calon legislatif (Bacaleg) dari Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasional Demokrat (DPD Nasdem) Bojonegoro berangkat dari seorang guru lembaga pendidikan anak usia dini (Paud). Adalah Mesa Indri Savita. Misinya, untuk mengangkat kesejahteraan guru madrasah.
Bunda Vita, sapaan akrabnya, menilai terdapat kesenjangan antara guru dibawah lingkungan Dinas Pendidikan dengan guru yang berada dalam naungan Kementerian Agama di Kabupaten Bojonegoro. “Saya pengen memperjuangkan kesejahteraan guru, khususnya di lingkup madrasah,” ujarnya.
Bunda Vita, sapaan akrabnya mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro selama ini seolah-olah abai dengan kesejahteraan guru madrasah, contohnya yakni dengan membuka kuota PPPK guru sekolah dasar (SD) secara besar-besaran. “Namun tidak ada kuota bagi guru madrasah,” katanya.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/nasdem-tuban-daftar-bacaleg-ke-kpu-ada-46-wajah-baru/
Berangkat dari hal itu, perempuan yang menjadi menantu KH Isma’il, Sampung-Sukosewu, berangkat menjadi bakal calon legislatif dari partai Nasional Demokrat untuk daerah pemilihan (Dapil) 2 yang meliputi Kecamatan Sumberrejo, Balen, Kapas, dan Sukosewu, dengan tekad dan cita-cita memperjuangkan kesejahteraan guru madrasah.
Dia berpendapat jika semua guru dijamin kesejahteraannya, maka kualitas pendidikan di Kabupaten Bojonegoro akan meningkat dengan sendirinya, sebab para guru tidak akan memiliki kesibukan lain diluar tanggung jawabnya sebagai pengajar. “Semoga cita-cita dan harapan besar saya dapat terwujud,” pungkasnya. [lus/but]






