Lamongan (beritajatim.com) – Gempa bumi dengan magnitudo (M) 6,0 mengguncang kawasan Tuban dan sekitarnya. Gempa terjadi sekira pukul 11.22 WIB, pada Senin (22/3/2024) hari ini
Episenter gempa tersebut berada di koordinat 5,79 derajat Lintang Selatan (LS) dan 112,32 derajat Bujur Timur (BT) atau 126 kilometer arah timur laut Tuban. Kedalaman hiposentrum dari gempa di Tuban adalah 10 kilometer.
Guncangan gempa ini tidak hanya dirasakan di wilayah Tuban saja, melainkan juga kawasan lain seperti di Gresik, Lamongan, Surabaya dan lainnya. Menurut para pakar, gempa ini terjadi akibat adanya aktivitas sesar aktif di Laut Jawa.
Meski bencana gempa bumi tersebut tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami, namun tentu mengakibatkan banyak orang merasa takut atau khawatir akan terjadi sesuatu yang tak diinginkan.
Oleh sebab itu, alangkah baiknya masyarakat agar juga memanjatkan doa untuk memohon kepada Allah agar diberikan keselamatan di tengah musibah yang menimpa. Mengingat, doa adalah salah satu wujud dari ikhtiar batin.
Berdasarkan informasi yang dihimpun beritajatim.com dari pengasuh Pondok Pesantren Al-Quran Azzayadi Solo, terdapat sebuah doa yang bisa dibaca pasca terjadinya gempa bumi. Doa yang dinamai dengan “Doa Ketika Gempa Bumi” itu sebagai berikut:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا، وَخَيْرَ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ
Allâhumma innî asaluka khairaha wa khaira mâ fîhâ, wa khaira mâ arsalta bihi, wa a’ûdzubika min syarrihâ, wa syarri mâ fîhâ ma arsalta bihi
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kehadirat-Mu kebaikan atas apa yang terjadi, dan kebaikan apa yang di dalamnya, dan kebaikan atas apa yang Engkau kirimkan dengan kejadian ini. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukan atas apa yang terjadi, dan keburukan atas apa yang terjadi didalamnya, dan aku juga memohon perlindungan kepada-Mu atas apa-apa yang Engkau kirimkan.”
Doa gempa bumi tersebut dapat dibaca sewaktu-waktu saat terjadinya bencana gempa bumi atau lainnya yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa.
Seraya menghaturkan doa kepada Allah Swt, diharapkan masyarakat juga diminta untuk tidak panik dan selalu waspada jika ada gempa susulan, termasuk melakukan ikhtiar lahir demi meminimalisir akibat yang ditimbulkan. [riq/ian]






