Bondowoso (beritajatim.com) – Pelda Imam Syafii, Babinsa Koramil 0822/01-Kota, mengawal langsung distribusi 736 porsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bondowoso pada Rabu, 17 Desember 2025. Pengawasan ketat dilakukan di tiga lembaga pendidikan berbeda untuk memastikan asupan gizi siswa tersalurkan dengan aman, tertib, dan memenuhi standar kualitas.
Fokus pendampingan kali ini menyasar tiga jenjang pendidikan sekaligus. Distribusi mencakup PAUD Radhatul Jannah dengan 25 siswa dan SDN 04 Dabasah sebanyak 266 siswa. Sementara itu, jumlah penerima terbesar tercatat di SMKN 2 Bondowoso dengan total 445 siswa.
Sejak pagi hari, Pelda Imam Syafii telah bergerak menyisir lokasi-lokasi tersebut. Langkah pengawasan tidak hanya sebatas pemantauan visual, tetapi mencakup pemeriksaan kedatangan logistik makanan, pengecekan kualitas menu, hingga supervisi saat makanan diserahkan ke tangan para pelajar.
“Kami memastikan pendistribusian di tiga sekolah ini berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan. Tidak boleh ada anak yang terlewat. Kualitas gizi harus terbaik, karena ini menyangkut masa depan mereka,” ujar Pelda Imam saat melakukan pemantauan di SDN 04 Dabasah.
Suasana pendistribusian di lapangan terpantau kondusif. Di PAUD Radhatul Jannah, para siswa tampak antusias menunggu jatah makan siang yang menjadi komponen vital asupan harian mereka.
Pemandangan serupa terlihat di SMKN 2 Bondowoso. Antrean ratusan siswa mengalir lancar dan disiplin berkat kolaborasi pengawasan antara Babinsa dengan pihak manajemen sekolah. Bagi para siswa, program MBG ini menjadi sumber energi krusial untuk menunjang aktivitas belajar yang padat.
Pihak sekolah mengapresiasi keterlibatan TNI dalam program nasional ini. Kehadiran aparat kewilayahan dinilai efektif meningkatkan ketertiban saat jam makan siang berlangsung.
“Dengan adanya Babinsa, distribusi jadi lebih disiplin. Anak-anak pun lebih teratur,” ungkap salah seorang guru di SMKN 2 Bondowoso.
Kodim 0822 Bondowoso menegaskan bahwa pendampingan MBG oleh Babinsa akan terus dilakukan secara rutin setiap hari. Bagi jajaran TNI, aktivitas ini melampaui tugas formal semata, melainkan wujud nyata pengabdian dalam menjaga kualitas generasi muda yang kelak menjadi penerus bangsa. [awi/beq]






