Malang (beritajatim.com) – Arema FC telah melakukan latihan rutin sejak 10 Mei 2022 kemarin. Di awal latihan pemain melahap menu yang tergolong masih ringan. Pengembalian feeling ball dan adaptasi menjadi tujuan utama di sesi latihan ini.
Apalagi latihan hanya dipimpin oleh para asisten pelatih, yakni Kuncoro, FX Yanuar, Singgih Pitono, Siswantoro dan pelatih kiper Jarot Supriadi. Sedangkan pelatih kepala Eduardo Almeida masih absen karena belum tiba dari Portugal.
[berita-terkait number=”5″ tag=”arema-fc”]
Manajer tim Arema FC, Ali Rifki mengatakan, setelah melakukan latihan rutin program lanjutan adalah pemusatan latihan. Tetapi menunggu Eduardo Almeida tiba di Indonesia. Selain itu, dia sempat mendapat tawaran ujicoba tetapi karena jadwal terlalu mepet dia meminta jadwal diubah awal Juli.
“Trainning center nanti yang penting, kita sudah berlatih kan. ini juga ada undangan dari klub untuk ujicoba home dan away di 27 dan 29 Mei. Waktu itu saya masih umroh dan saya katakan kita jangan ujicoba dulu. Kita di Juli saja kalau mau ujicoba
Ali melihat, kekompakan para pemain belum terbentuk sempurna karena latihan juga baru berjalan beberapa hari. Dia melihat para pemain pasca libur lebaran masih kaku sehingga butuh materi latihan yang lebih banyak.
“Saya lihat masih harus kompak lagi, karena masih dua hari ya jadi kaki mereka masih kaku. Mungkin juga masih pengenalan. Tapi so far oke sih,” tandasnya. (luc/kun)






