Pengrusakan 56 nisan di tempat pemakaman umum lingkungan Glondong Kelurahan Satreyan Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar meninggalkan kekecewaan mendalam bagi ahli waris.
Penulis: Winanto
Durian Sumberasri Blitar ternyata unik. Durian ini jika lama disimpan maka akan semakin mantap.
Pelaku perusakan nisan di TPU Glondong, Desa Satreyan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar meninggalkan pesan dalam secarik kertas.
Beredar video viral puluhan batu nisan di TPU Glondong, Desa Satreyan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar dirusak
Blitar (beritajatim.com) -Rumah milik Sugiman warga Dusun Bangunrejo Desa Sukoanyar Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar nyaris ambruk. Bagian tembok bangunan retak dan mengalami kemiringan hingga 40 derajat.
Memiliki karakteristik rasa manis legit dan pahit membuat Surian Sumberasri banyak diburu warga luar daerah seperti Malang, Surabaya, bahkan hingga Semarang.
Tumbangnya pohon besar tersebut terjadi saat sejumlah siswa akan masuk kelas. Para siswa sempat panik, namun tidak ada korban jiwa maupun luka
Sebuah video yang memperlihatkan seorang bapak-bapak sedang mengendarai sepeda motor dengan menggenakan baju bertuliskan “Gusti Kapan Aku Mati” viral di Media Sosial Twitter.
Nasib malang dialami oleh Edi Widodo. Pria asal Lingkungan Plosorejo Kelurahan Bence Kecamatan Garum Kabupaten Blitar itu jadi korban pengeroyokan.
Satgas Pangan Polres Blitar Kota bersama Disperindag Kota Blitar menggelar operasi beras murah ketiga kalinya di awal 2023 untuk atasi kelangkaan.









