Blitar (beritajatim.com) – Nasib malang dialami oleh Edi Widodo. Pria asal Lingkungan Plosorejo Kelurahan Bence Kecamatan Garum Kabupaten Blitar itu jadi korban pengeroyokan. Dia dikeroyok setelah keluar dari kamar cewek orang lain. Pria 43 tahun itu jadi korban pengeroyokan oleh pacar dari pemilik kamar kos, yakni Bibit Sugiono.
Pengeroyokan terjadi di sebuah kamar kos di Lingkungan Plosorejo Kelurahan Bence Kecamatan Garum Kabupaten Blitar. Pelaku pengeroyokan tidak bisa menahan emosi saat mendapat informasi dari rekannya, bahwa Edi Widodo baru saja keluar dari kamar kos pacarnya.
“Jadi pelaku B-S ini tidak bisa menahan emosi saat mendapat informasi bahwa korban pengeroyokan baru saja keluar dari kamar kos pacarnya,” kata AKP Tika Pusvitasari, Kasatreskrim Polres Blitar, Rabu (15/02/23).
Peristiwa tersebut bermula saat Bibit Sugiono dan sang pacar, Nurul Sofitul bersama dua rekannya lainnya, baru saja pulang dari pesta minuman keras. Usai minum minuman keras, Bibit Sugiono pun mengantarkan sang pacar pulang ke rumah kosnya di Lingkungan Plosorejo Kelurahan Bence Kecamatan Garum Kabupaten Blitar.
Begitu pula dengan rekan Bibit Sugiono, yakni Luluk Anggraini dan Ari Nurjaman, yang juga tinggal di rumah kos tersebut.
Setelah mengantar pacarnya di Kos, Bibit Sugiono pun langsung pulang ke rumahnya di desa Karangsono Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar. Namun tiba-tiba saja, dirinya mendapat telepon dari ke dua rekannya yakni Ari Nurjaman dan Luluk Anggraini.
Ari Nurjaman dan Luluk Anggraini, menceritakan bahwa Edi Widodo baru saja keluar dari kamar kos pacarnya yang dalam kondisi mabuk. Mendengar hal itu Bibit Sugiono pun langsung emosi dan mendatangi rumah kos milik pacarnya.
“Jadi setelah tiba di rumah kos, pelaku langsung pulang. Nah setelah itu kan kedua rekannya masih di kos tersebut memberi informasi bahwa korban baru saja keluar dari kamar kos pacar pelaku. Pelaku pun langsung emosi,” jelasnya.
Pelaku yang terlanjur emosi langsung melakukan pemukulan terhadap korban yang saat itu masih berjaga di rumah kos tersebut. Keributan terjadi hingga Bibit Sugiono dan dua rekannya, yakni Ari Nurjaman dan Luluk Anggraini, juga ikut melakukan pemukulan terhadap korban.
[berita-terkait number=”4″ tag=”blitar”]
Tidak berhenti disitu, para pelaku yang masih terkontaminasi minuman keras kemudian juga terlibat cekcok dengan anak penjaga kos yakni R-M-S. Remaja 15 tahun tersebut pun ikut menjadi sasaran amukan ketiga pelaku.
Kedua korban mengalami luka di bagian kepala dan pelipis mata akibat pukulan dari 3 pelaku.
“Jadi awalnya yang dipukul adalah korban penjaga kos, namun karena mungkin rame-rame anak korban keluar dan ikut menjadi sasaran amukan juga,” papar Tika.
Pelaku Bibit Sugiono menduga bahwa Edi Widodo telah berselingkuh dengan sang pacar. Sehingga dirinya emosi dan memukul korban.
Keterangan Polisi
Sementara itu menurut Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Tika Pusvitasari, korban pengeroyokan mengaku hanya memeriksa kamar pacar pelaku. Korban pun mengelak dituduh berselingkuh dengan pacar pelaku.
“Indikasinya ke situ (selingkuh), tapi kalau menurut korban dirinya hanya memeriksa kamar kos pacar pelaku,” jelasnya.
Kini ketiga pelaku pengeroyokan telah ditangkap oleh Satreskrim Polres Blitar. Sejumlah barang bukti juga telah dikantongi polisi untuk menahan ke 3 pelaku.
Satreskrim Polres Blitar menjerat ketiga pelaku dengan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara. [owi/but]






