Petugas Balai Taman Nasional Alas Purwo, melakukan patroli intensif untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayahnya.
Penulis: Rindi Suwito
Banyuwangi (beritajatim.com) – Pagelaran seni kolosal Gandrung Sewu Banyuwangi tahun ini ada yang beda. Pasalnya, festival ini juga dimeriahkan dengan atraksi Pasukan TNI AU dalam rangkaian Semarak Dirgantara.
Penari gandrung dalam pagelaran seni kolosal Gandrung Sewu Banyuwangi memang tak terlepas warna merah merona menjadi ciri khas penari gandrung.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahudin Uno memberikan apresiasi atas penampilan Gandrung Sewu Banyuwangi.
Atraksi seni berkelas dunia festival bertajuk Gandrung Sewu Banyuwangi kembali digelar tahun ini mengambil tema besar Omprog The Glory of Art.
Pemerintah Banyuwangi mendapatkan apresiasi dari negara Norwegia atas komitmen pengelolaan sampah selama 5 tahun terakhir.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata M.Y. Bramuda menceritakan mengenai tema besar dalam seni kolosal Gandrung Sewu.
Pagelaran akbar seni kolosal Gandrung Sewu bakal digelar di Pantai Marina Boom, Banyuwangi. Sebelum acara, penari telah ditempa selama dua bulan.
Ritual pembuka jelang atraksi seni kolosal Gandrung Sewu resmi digelar. Hal ini menandai pagelaran setahun sekali itu bakal segera dilaksanakan.
Banyuwangi (beritajatim.com) – Tim Sekretariat Militer Presiden (Sesmilpres) datang ke Banyuwangi untuk verifikasi lapang. Hal itu terkait Bupati Banyuwangi Ipuk…









