Seorang wisatawan asal Jakarta nyaris tenggelam di Pantai Parangtritis akibat terseret arus balik. Beruntung, ia berhasil diselamatkan oleh tim Satlinmas Rescue yang sigap.
Penulis: Rahajeng Kartika Anindita Pramesi
Eks wartawan Surabaya Post merayakan silaturahmi Lebaran dengan meluncurkan antologi puisi bertajuk Setelah Tanpa Deadline. Buku ini berisi karya-karya menyentuh dari 39 jurnalis senior, sebagai penghormatan terhadap perjalanan jurnalistik mereka.
Salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi saat liburan tiba adalah Kayangan Api di Bojonegoro, Jawa Timur. Tempat wisata ini menawarkan pemandangan unik berupa api abadi yang tidak pernah padam, menjadikannya daya tarik utama bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Sebanyak 95% jemaah haji reguler telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 2025. Pelunasan tahap II dibuka kembali setelah Lebaran untuk mengisi sisa kuota. Simak informasi lengkapnya di sini.
Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha, memberikan pandangan menarik mengenai penyaluran zakat fitrah.
Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, memberikan apresiasi terhadap putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, yang menjatuhkan vonis seumur hidup kepada pelaku pembakaran rumah wartawan Tribrata TV, Rico Sempurna Pasaribu
Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) telah merilis data perhitungan hilal menjelang Idul Fitri 1446 Hijriyah. Berdasarkan hisab yang dilakukan pada Sabtu, 29 Ramadhan 1446 H atau bertepatan dengan 29 Maret 2025, hilal masih berada di bawah ufuk.
Kekerasan terhadap wartawan saat meliput aksi demo kembali terjadi. Polisi dinilai tidak profesional dan mengancam kebebasan pers di Indonesia. Bagaimana tanggapan publik?
PWI DIY mengecam keras kekerasan yang dilakukan oknum aparat terhadap wartawan Beritajatim.com saat meliput demo UU TNI di Surabaya. Tindakan ini dinilai mengancam kebebasan pers dan demokrasi di Indonesia.
Serangkaian teror ke Majalah Tempo dan kekerasan terhadap jurnalis menunjukkan kemunduran demokrasi di Indonesia. Kebebasan pers, berekspresi, dan akademik kini terancam serius.









