Elaine University di Jepang menunggu kerja sama penelitian dari Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, sebagai bagian dari penandatanganan nota keepahaman, Jumat (27/12/2024).
Penulis: Oryza A. Wirawan
Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI (PAN-RB) menilai birokrasi Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada masa Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman ‘Berakhlak sehat’.
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur keranjingan menulis dan menerbitkan buku. Sejak 2019 hingga 2024, mereka telah menerbitkan enam buku. Penulisannya tak hanya melibatkan komisioner dan staf Bawaslu, tapi juga pihak luar seperti akademisi dan jurnalis.
Registrasi akun Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) akan dimulai pada Januari hingga Maret 2025. Sekolah yang menggunakan rapor elektronik (e-rapor) akan memperoleh kuota eligible ekstra.
Ratusan orang warga Desa Jambesari dan Pringgondani, Kecamatan Sumber Jambe, Kabupaten Jember, Jawa Tmur, mengalami kesulitan air bersih, Kamis (26/12/2024). Fasilitas air bersih rusak disapu banjir bandang, Senin (23/12/2024).
Dessy Rachmawati, dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, meraih medali emas (gold winner), dalam ajang Anugerah Diktisaintek 2024 untuk kategori Prioritas Nasional Bidang Kemandirian Kesehatan.
Effendi, wartawan Harian Bhirawa yang pernah menjabat Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Jember, Jawa Timur, 2011-2014 meninggal dunia. Dia dimakamkan di pemakaman keluarga di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Kamis (26/12/2024) pagi.
Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, sudah memiliki Pusat Layanan Konseling dan Disabilitas yang berada di bawah Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP).
DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengevaluasi dua tahun pelaksanaan layanan kesehatan gratis Jember Pasti Keren (JPK). Ada tunggakan biaya di tiga rumah sakit daerah dan 51 puskesmas.
Buku ini memorabilia terhadap para penjaga bara api demokratisasi di Indonesia. Para pengawas adhoc, yang tidak mendapatkan “lencana” sebagaimana para pengawas non- adhoc, tetap berjuang menjaga marwah pemilu sebagai satu-satunya mekanisme sirkulasi kepemimpinan politik.









