Lembaga Wakaf Darul Hikam di Kabupaten Jember, Jawa Timur, memantik gerakan masjid ramah difabel dan lansia. Rumah ibadah tak seharusnya diskriminatif terhadap sesama manusia.
Penulis: Oryza A. Wirawan
Pasangan suami istri Slamet (58) dan Imro’atul Jamilah (56), warga Dusun Watukebo, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang tenggelam di sungai Bengawan, Rabu (15/1/2025) sore, akhirnya ditemukan tim SAR gabungan.
Muhammad Noor Harisudin, guru besar ilmu ushul fiqh atau hukum Islam di Universitas Islam Negeri KH Haji Achmad Siddiq, Kabupaten Jember, Jawa Timur, menolak penggunaan dana zakat untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Usai pertemuan di Pendapa Wahyawibawagraha, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Pemerintah Provinsi Jawa Timur segera bergerak menambal lubang jalan di sepanjang jalan yang dilewati truk yang berasal dan menuju pabrik semen PT Imasco Asiatic, di Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jember, Jawa Timur, belum menerima permintaan resmi soal penutupan sementara pasar hewan, menyusul munculnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) sapi.
Pasangan suami istri asal Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, berinisial H (30) dan IS (38) memalsukan dokumen berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan sertifikat untuk meminjam uang Rp 750 juta dari Bank Jatim.
Tim SAR gabungan menemukan dan mengevakuasi jenazah Imro’atul Jamilah (56), warga Dusun Watukebo, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang tenggelam bersama suaminya, Slamet (58), Kamis (16/1/2025).
Kedatangan Joko Widodo ke Yogyakarta untuk sowan kepada Sri Sultan Hamengkubuwono X, Rabu (15/1/2025), menandakan kepanikan, sekaligus strategisnya posisi sang raja dalam peta politik nasional.
Setelah bertahun-tahun tekor atau rugi, Perusahaan Umum Daerah Perkebunan Kahyangan milik Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, akhirnya surplus pada 2024.
Jember yang identik dengan penghasil tembakau, namun ternyata juga mengembangkan Batik khasnya sendiri cukup marak, terlebih upaya mencari salah satu identitas dari kabupaten ini daerah yang ikonik. Tidak dapat dipungkiri bahwasannya batik Jember masih harus berjuang untuk dikenal sebagaimana dengan batik-batik lainnya yang ada di pulau Jawa.









