Komisi Pemilihan Umum (KPU) Magetan memperkirakan pleno rekapitulasi hasil pemilu bisa selesai dalam dua hari. Pleno yang dimulai pada Selasa (27/02/2024)
Penulis: Fatihah Ibnu Fiqri
Komplotan pria asal Desa Tamanarum Kecamatan Parang Kabupaten Magetan menyatroni rumah kosong di Desa Truneng Kecamatan Sukomoro
Warga yang membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Pasar Besar Ngawi kini diharuskan membawa fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP).
KPU Magetan bakal melakukan rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan umum tahun 2024 besok (27/02/2024). Rekapitulasi tersebut mundur dari jadwal.
Meski Pilpres kurang maksimal mendulang suara, namun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) unggul dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) Ngawi 2024
Pria di Ngawi harus dilarikan ke rumah sakit lantaran tertimpa atap rumahnya yang roboh usai hujan deras pada Minggu (25/2/2024) pukul 22.00 WIB.
Puluhan warga Ngawi mengantri untuk membeli beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) di Pasar Besar
Pondok Pesantren (Ponpes) Ar Ruqiah Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi terendam banjir pada Minggu (25/2/2024) malam.
Hujan deras selama beberapa jam melanda kawasan Kecamatan Sine dan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur pada Minggu (25/02/2024) sore.
Diduga karena putus cinta, seorang pria Magetan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung pada Sabtu (24/02/2024).









