Gresik (beritajatim.com) – Dunia senam Indonesia tengah berduka. Atlet gimnastik artistik putra asal Kabupaten Gresik, Naufal Takdir Al Bari, meninggal dunia saat mengikuti Training Center (TC) di Penza, Rusia.
Naufal menjalani pemusatan latihan tersebut sebagai persiapan tampil di Kejuaraan Dunia ke-53 FIG Artistic Gymnastic 2025 di Jakarta, SEA Games 2025 Thailand, serta Olimpiade Los Angeles 2028.
Atlet muda yang beralamat di Jalan KH Kholil, Gresik itu juga merupakan binaan senam Petrokimia Gresik. Kabar duka ini mengejutkan banyak pihak, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir yang turut menyampaikan belasungkawa melalui akun Instagram pribadinya.
“Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kepergian salah satu atlet potensial Indonesia Naufal Takdir Al Bari,” tulis Erick Thohir, Jumat (26/9/2025).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Naufal mengalami kecelakaan saat berlatih di The Palace of Sport Training Center Burtasy. Diduga ia salah melakukan pendaratan sehingga mengalami cedera serius.
Setelah kejadian, Naufal langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, meski sempat dirawat beberapa hari, kondisinya terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
“Jenazah korban masih berada di negara Rusia, kemungkinan Kamis minggu depan akan tiba di Indonesia lalu dibawa ke Gresik untuk disemayamkan,” ujar salah satu pengurus KONI Kabupaten Gresik yang enggan disebutkan namanya.
Semasa hidupnya, Naufal pernah menorehkan prestasi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Aceh. Saat itu, pelajar SMA ini berhasil menyumbangkan medali perak di nomor artistik putra serta medali perak di nomor artistik aerobik. [dny/ian]






