Mojokerto (beritajatim.com) – Atlet paramotor asal Mojokerto memilih untuk tidak memperkuat Provinsi Jawa Timur dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Namun ia justru memilih memperkuat provinsi lain, yakni Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Ialah Muhammad Akbar (37). Atlet yang mempunyai nama sapaan Ilung ini merupakan warga Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Ilung memikiki alasan untuk mengambil keputusan memilih Provinsi Kaltim. Ini lantaran, ia menilai tidak mendapat perhatian dan dukungan dari Provinsi Jawa Timur.
“Karena Jatim nggak support, saya malah di support mulai dari nol sama provinsi lain. Beliau orang Kaltim dan baik, dia selalu mensupport, mendorong dan mendukung saya supaya sukses di olahraga (paramotor). Saya dapat alat dan uang tunai,” ungkapnya, Kamis (7/10/2021).
Ia tak menyebut jelas siapa yang dimaksud. Namun orang yang berasal dari Kaltim tersebut dinilai sangat berjasa selama ia berkarir di dunia paramotor, bahkan memberi uang dari kantong pribadi. Dari hatinya, Ilung sebenarnya memiliki ke inginan kuat dapat membela tim paramotor Jatim dalam pajang PON di Papua.
“Pakai dana pribadi malahan, ini yang membuat saya klepek-klepek gak bisa kemana-mana dan sungkan. Beliau berjasa bagi saya, saat ditanya ikut lomba saya tidak bisa menolak. Aku sebenarnya sungkan tidak ikut Jatim karena tempat tinggalku di Jatim,” katanya.
Ia berharap Provinsi Jawa Timur bisa mengikut sertakan dirinya untuk membela dalam ajang PON. Ilung mengungkapkan, saat ini kontingen Provinsi Jawa Timur dalam cabang olahraga paramotor diperkuat atlet dari Probolinggo dan Malang. Cabor ini juga diperbolehkan memakai atlet dari luar provinsi.
“Mereka tidak tahu kemampuan saya, mereka mengira saya ini banyak saingannya akhirnya mereka tidak ada support. Anak saya yang pertama, Wahyu Wijaya juga atlet paramotor, tidak memperkuat Jatim. Saya ajukan sama pengurus Papua Barat. Semoga PON 21 digelar di Aceh, Insya Allah keluargaku bela Jatim,” tegasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pon-xx-papua”]
Pria dengan segudang prestasi di bidang olahraga paramotor ini bakal bertanding di PON Papua pada tanggal 9 sampai 12 Oktober 2021 besok. Ia akan bertanding dalam nomor Presisi, Economi dan Navigasi. [tin/ted]







