Lamongan (beritajatim.com) – Sat Lantas Polres Lamongan telah mempersiapkan rekayasa jalan untuk mengurai terjadinya kemacetan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi berupa drone, demi menjamin keamanan dan kenyamanan di jalan selama bulan puasa ramadan mendatang.
Oleh sebab itu, Kasat Lantas Polres Lamongan AKP Aristianto Budi Santoso mengungkapkan, jika pihaknya bersama stakholder lainnya di Lamongan telah melakukan survei ke beberapa titik ruas jalan yang berpotensi mengalami kemacetan, selama dua pekan menjelang puasa ramadan.
“Untuk menjamin pengamanan Ramadan 2022 berjalan dengan lancar, kami mengajak stakeholder terkait, baik dari Dishub LLAJ dan PT. KAI untuk melaksanakan survey jalan,” ujar Aristianto Budi Santoso kepada wartawan, usai melaksanakan survei, Selasa (21/3/2022).

Menurut AKP Aris, survei jalan dan persiapan rekayasa jalan ini tak hanya dilakukan secara manual di permukaan, namun juga dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dengan menggunakan drone dan aplikasi Electronic Tactical Map Game, agar didapatkan hasil yang lebih maksimal.
“Kami dari Satlantas Polres Lamongan bersama dengan dishub LLAJ dan PT. KAI melakukan survei dan pantauan arus lalu lintas dari atas menggunakan drone, agar didapat gambaran secara komprehensif terkait permasalahan jalan yang ada,” terangnya.
Selain itu, imbuh Aris, melalui penggunaan drone dan aplikasi ini, hal tersebut bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar rekayasa jalan ini lebih baik jika suatu saat terjadi kemacetan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”lamongan”]
Lebih rinci, Aris menjelaskan jika drone ini digunakan untuk mengetahui gambaran titik kemacetan. “Sedangkan Electronic Tactical Map Game akan mempercepat simulasi maupun penanganan terhadap titik kemacetan,” sambungnya.
Masih kata Aris, sebelumnya Sat Lantas Polres Lamongan juga telah mempersiapkan sejumlah rangkaian kegiatan lain demi menyambut Ramadan 2022. Menurutnya, pengamanan Ramadan tahun ini menjadi konsentrasi utama bagi Polri.
“Survei ini merupakan langkah prediktif dan kolaboratif antar instansi yang juga sesuai dengan kebijakan Kapolri untuk mewujudkan Polri yang Presisi,” pungkasnya. [riq/but]






