Malang (beritajatim.com) – Kekeringan di Kabupaten Malang berdampak pada sulitnya masyarakat memperoleh air bersih. Guna mengatasi hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mengoperasikan empat unit tangki air bersih untuk mendistribusikan air ke daerah yang mengalami krisis air bersih.
“Kemampuan di lapangan per hari hanya tiga sampai empat tangki air dengan kapasitas 5 ribu liter,” ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, Jumat (29/9/2023).
Sadono mengaku, operasi distribusi air bersih itu telah dilakukan di Desa Klampok Kecamatan Singosari, Desa Jabung dan Desa Kemiri Kecamatan Jabung, juga Desa Sumberagung, Desa Sumbermanjing wetan, dan Desa Kedungbanteng yang seluruhnya, berada di Kecamatan Sumbermanjing wetan.
BACA JUGA:
Polres Malang Salurkan 15.000 Liter Air Bersih Atasi Kekeringan
Kata Sadono, terdapat 6 desa yang sudah difasilitasi air bersih. Rata rata tiap desa mendapatkan tiga sampai empat tangki air.
Ia mencontohkan di wilayah Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Malang Selatan, jarak tempuh dari desa menuju ke sumber air sangat jauh dan medannya sulit. Pihaknya kerjasama dengan Perumda Tirta Kanjuruhan.
“Untuk di Singosari rata rata empat tangki air dengan kapasitas 5.000 liter. Sementara di Desa Kemiri dan Jabung, BPBD bekerjasama dengan PMI, rata rata tiga tangki air dengan kapasitas 5.000 liter,” tegas Sadono. [yog/beq]






