Bergamo (beritajatim.com) – Serie A 2024/2025 memasuki fase krusial dengan hanya menyisakan 10 giornata lagi. Namun, laga giornata ke-29 antara Atalanta BC vs Inter Milan, Senin (17/3) dini hari, berpotensi menjadi penentu utama dalam perburuan scudetto musim ini.
Inter Milan saat ini masih memimpin klasemen dengan 61 poin, unggul tipis dari Napoli yang berada di posisi runner-up dengan 60 poin. Sementara itu, Atalanta menguntit di peringkat tiga dengan 58 poin.
Jika Atalanta berhasil mengalahkan Inter, maka mereka akan menyamai torehan poin sang capolista, dengan kemungkinan Napoli naik ke puncak klasemen jika mampu menaklukkan Venezia FC. Namun, jika Inter menang, mereka bisa semakin menjauh dan membuka peluang besar mengunci gelar Serie A lebih awal.
Duel ini juga menjadi pertandingan terakhir musim ini yang mempertemukan tiga besar klasemen. Sebelumnya, Napoli dan Inter Milan berbagi hasil imbang 1-1 dalam pertemuan pada 2 Maret 2025.
Bagi Inter, kemenangan atas Atalanta juga menjadi bagian dari ambisi mereka meraih treble winners kedua setelah musim 2009/2010. Selain di Serie A, tim asuhan Simone Inzaghi juga masih bertahan di Coppa Italia (semifinal) dan Liga Champions (perempat final).
Sementara itu, Atalanta hanya memiliki fokus penuh di Serie A, begitu pula Napoli yang sudah tersingkir dari ajang lain. Hal ini bisa menjadi keuntungan bagi mereka untuk menekan Inter dalam perburuan gelar.
“Atalanta tim yang menyulitkan siapa pun. Tidak ada jalan lain bagi kami selain menyiapkan laga melawan mereka dengan sangat baik,” ujar Inzaghi, dikutip dari Football Italia. Demi menjaga kebugaran pemain utama, sang pelatih bahkan merotasi skuadnya saat menghadapi Feyenoord di 16 besar Liga Champions (12/3) agar timnya tampil maksimal melawan Atalanta.
Laga ini tidak hanya menjadi duel dua tim papan atas, tetapi juga bisa menentukan bagaimana arah perburuan scudetto Serie A di sisa musim ini.
Perkiraan pemain
Atalanta BC (3-4-2-1): 29-Carnesecchi (g); 19-Djimsiti, 2-Toloi (c), 23-Kolasinac; 16-Bellanova, 15-De Roon, 13-Ederson, 77-Zappacosta; 17-De Ketelaere, 11-Lookman; 32-Retegui
Pelatih: Gian Piero Gasperini
Inter Milan (3-5-2): 1-Sommer (g); 28-Pavard, 15-Acerbi, 95-Bastoni; 2-Dumfries, 23-Barella, 20-Calhanoglu, 22-Mkhitaryan, 30-Augusto; 10-Lautaro (c), 9-Thuram
Pelatih: Simone Inzaghi
[dio/ian]






