Mojokerto (beritajatim.com) – Pada tahun ini, pemerintah tidak lagi menetapkan larangan mudik seperti dua tahun sebelumnya. ASTRA Infra sebagai kelompok usaha yang telah berkontribusi di infrastruktur jalan tol sepanjang 396 km siap melayani masyarakat yang hendak mudik Lebaran 2022.
Pada momen Lebaran 2022, trafik jalan tol secara umum diprediksi dapat melebihi tahun 2019. Hal ini terjadi mengingat bahwa panjangnya periode cuti bersama yang diputuskan pemerintah memungkinkan masyarakat untuk melakukan mudik antar kota sekaligus silaturahmi lokal.
Tingginya antusias masyarakat untuk merayakan lebaran bersama keluarga di kampung halaman akan menyebabkan adanya lonjakan pengguna jalan tol. ASTRA Infra melalui 8 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yaitu Tangerang-Merak, Cikopo-Palimanan, Jombang-Mojokerto, Semarang-Solo, Surabaya-Mojokerto, Pandaan-Malang, Kunciran-Serpong dan Kebon Jeruk-Ulujami telah siap siaga melayani pengguna jalan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”mudik”]
ASTRA Infra memastikan setiap ruas jalan tol yang dikelola dalam kondisi baik, termasuk kondisi jalan dan kualitas marka jalan. Layanan dan fasilitas di rest area seperti fasilitas parkir, area komersial untuk UMKM, toilet bersih termasuk penambahan toilet portable, prasarana yang ramah disabilitas, fasilitas ibadah, SPBU modular dan bengkel service ringan.
Sedangkan untuk kelancaran layanan transaksi telah disiapkan tambahan Gardu Transaksi Tandem dan Mobile Reader. Kendati fasilitas di jalan tol memang sudah dipersiapkan dengan baik, penguraian kepadatan arus silaturahmi Lebaran 2022 di jalan tol tetap membutuhkan partisipasi dari pengguna jalan.
Pada acara Hybrid Media Gathering yang disiarkan langsung dari Kantor MO Subang Tol Cikopo-Palimanan, ASTRA Infra berbagi informasi terkait kesiapan infrastruktur dan layanan Lebaran serta kiat untuk Pemanfaatannya. ASTRA Infra juga mengajak masyarakat untuk bijak merencanakan mudik Lebaran 2022 melalui kampanye ‘Saatnya Kembali BERSERI’.
“Tahun 2022 merupakan tahun harapan bagi kita semua. ASTRA Infra sebagai kelompok usaha yang bergerak di bidang infrastruktur, menghadapi tahun ini dengan rasa optimis untuk bangkit berikhtiar dengan semangat mempercepat pertumbuhan (Accelerating Growth) melalui pengembangan portfolio dan berbagai inovasi,” ungkap Group CEO Firman Yosafat Siregar, Rabu (20/4/2022).
CEO Toll Road Business Group Kris Ade Sudiyono mengatakan, fenomena
eventual windfall traffic yang tidak terjadi pada Lebaran 2020 dan 2021, akan kembali terjadi pada 2022 meskipun pandemi Covid-19 masih berlangsung. “Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi di H-3 dan H-2, sedangkan puncak arus balik akan terjadi pada H+4 dan H+5,” katanya.
Pihaknya menghimbau kepada pengguna jalan agar merencanakan jadwal mudik dengan bijak dan mempersiapkan diri dengan mengisi bahan bakar dan uang elektronik sebelum memasuki jalan tol. Untuk menghindari kepadatan di rest area yang mungkin terjadi, pihaknya menyarankan agar bisa memanfaatkan fasilitas istirahat dan toilet di jalan arteri.
“Sebelum kembali ke jalan tol untuk
meneruskan perjalanan agar bisa memanfaatkan fasilitas istirahat dan toilet di jalan arteri. Sehingga pengguna jalan akan dapat mengembalikan kebugaran tubuh setelah berkendara dengan lebih nyaman. Tarif tol dihitung per KM, sehingga pengguna jalan tidak perlu khawatir merugi bila akan keluar dan masuk tol di sepanjang perjalanan,” ujarnya.
Pihaknya mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan dan kebijakan yang sudah diatur oleh pihak regulator. Sehingga dapat mengisi perayaan Idul Fitri yang BERSERI penuh sukacita bersama orang-orang yang dicintai, keamanan berkendara di jalan tol juga harus menjadi fokus.
“Periksa kendaraan sebelum digunakan, jaga tubuh tetap fit dan tidak dalam keadaan mengantuk atau lelah ketika berkendara. ASTRA Infra sebagai penyedia infrastruktur publik optimis bahwa Idul Fitri 2022 akan memberi efek domino terhadap pulihnya aktivitas ekonomi, sosial dan budaya masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Plh Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Unsur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Mahbullah Nurdin menambahkan, Kementerian PUPR siap jalan nasional khusunya jalan tol bebas dari jalan rusak saat Idul Fitri 2022 dua pekan depan.
“Dua tahun tidak mudik, euforia masyarakat untuk merayakan mudik Lebaran menjadi moment yang ditunggu. Kerusakan di jalan nasional H-10 Lebaran dipastikan sudah tidak ada sehingga bisa melayani masyarakat. Karena diprediksi 85 juta masyarakat akan mudik,” tambahnya.
Dan, masih kata Nurdin, diprediksi antara 45 persen sampai 60 persen masyarakat akan keluar dari Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi) untuk mudik ke arah timur. Sementara itu, untuk Jalan ol Surabaya-Mojokerto (Sumo) telah memiliki fasilitas layanan seperti 47 buah Closed Circuit Television (CCTV).
CCTV tersebut berfungsi untuk monitoring kondisi lalu lintas secara real time, tiga buah Variable Message Sign (VMS) yang berfungsi untuk menyampaikan informasi kepada pengguna jalan berupa informasi kondisi lalu lintas yang terintegrasi google maps dan informasi lainnya.
Serta tiga GPS pada Kendaraan Mobile Customer Service (MCS) yaitu (2 MCS dan 1 MCSS). Selain itu, Ruas Jalan Tol Surabaya – Mojokerto dilengkapi dengan 12 Kendaraan Operasional yang terdiri dari dua Ambulance, satu Rescue, tiga Kendaraan MCS, tiga Derek, satu kendaraan teknisi dan tiga Mobil Patroli (PJR). [tin/kun]







