Sidoarjo (beritajatim.com) – Empat ASN Pemkab Sidoarjo mendatangi kantor Bawaslu Kab. Sidoarjo untuk dimintai keterangan soal dugaan keterlibatan dalam kampanye Subandi-Mimik (Baik) usai pembagian pemberian bantuan pangan sehat berupa daging ayam dan telur untuk antisipasi stunting di Kecamatan Sedati saat Subandi masih menjabat sebagai Plt Bupati Sidoarjo.
Divisi Penanganan Pelanggaran data dan Informasi Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sidoarjo Moeh Arief mengatakan pemanggilan kepada keempat ASN untuk diminta keterangan soal dugaan keterlibatannya seperti yang terlihat dalam video viral.
“Penegakan yang kami lakukan soal netralitas ASN. Yang kami kaji dan proses sebagaimana regulasi yang ada. ASN-nya yang diduga melanggar netralitas. Dan akan kami proses sebagaimana regulasi dan kewenangan Bawaslu,” ucapnya Selasa (24/9/2024).
Arief mengungkapkan setelah meminta keterangan dan klarifikasi soal video viral itu, para ASN itu mengakunya spontan ikut karena ada ajakan teriakan pasangan Subandi, Baik, Subandi Baik, dan Sidoarjo Baik sampai tiga kali.
“Mereka mengaku spontan ikut teriak. Kejadian itu saat mereka akan berfoto bersama Cabup Subandi saat masih menjadi Plt Bupati Subandi usai acara di Kecamatan Sedati,” terangnya menirukan pengakuan para ASN.
Arief menjelaskan dari keterangan yang diakui oleh para ASN, Bawaslu Sidoarjo akan mengkaji lebih mendalam. “Pengakuan mereka akan kita dikaji,” tukasnya.
Disebutkan Arief usai mengkaji pengakuan keterangan para ASN, Bawaslu juga menjadwalkan memanggil badan kepegawaian daerah (BKD) dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo dan melaporkan soal hasil kajian yang ada. “Kita jadwalkan akan memanggil BKD dan Sekda, serta kami tunjukkan hasil kajian itu,” tegas Arief.
Acuan penegakan yang dilakukan Bawaslu Kab. Sidoarjo berdasarkan dengan Keputusan Bersama Menpan RB, Mendagri, Kepala BKD, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara dan Ketua Bawaslu
NOMOR : 2 Tahun 2022
NOMOR: 800-5474 Tahun 2022
NOMOR : 246 Tahun 2022
NOMOR : 30 Tahun 2022
NOMOR: 1447.1/PM.01/K.1/09/2022
Seperti diketahui beredar video viral di WAG soal adanya kegiatan pemberian bantuan pangan sehat berupa daging ayam dan telur untuk antisipasi stunting di Kecamatan Sedati.
Seusai acara, sekelompok perempuan berdiri berjajar, posisi bagian tengah ada Plt Bupati Sidoarjo H. Subandi sebelah kanan ada seorang camat dan sisi kiri ada dua kepala dinas.
Usai berjajar akan berfoto, sekelompok perempuan ada yang mengkomandoi yel-yel pasangan Sidoarjo Baik-baik, Bapak Subandi Baik-baik kemudian di akhiri Sidoarjo Baik-baik.
Dalam kontestasi Pilkada Sidoarjo, H. Subandi tercatat sebagai Cabup Sidoarjo yang berpasangan dengan Mimik Idayana dengan jargon “Baik” (Subandi-Mimik), yang diusung oleh Partai Gerindra, Partai Golkar dan Partai Demokrat.
Empat ASN yang diduga terlibat ikut teriak pasangan Subandi Baik, Subandi Baik dan Sidoarjo Baik itu di antaranya Camat Sedati Abu Dardak, Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Sidoarjo (P3AKB) Heny Kristiani, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Sidoarjo Eni Rustianingsih dan Agustina ASN staf di Kecamatan Sedati. (isa/ian)






