Bojonegoro (beritajatim.com) – Salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenkumham yang bertugas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro, Ahmad Nuriyan Masyhar menjadi relawan pengajar di Kelas Inspirasi.
“Ini merupakan suatu hal yang unik dimana berhadapan dengan Anak SD sangat berbeda dengan menghadapi Narapidana,” ujarnya, Minggu (30/07/2023).
Meski begitu, ia mengaku mendapat pengalaman mengesankan bisa mengajar dan menginspirasi anak-anak generasi penerus bangsa. Termasuk mengenalkan profesinya melalui media gambar dan video.
“Saya mencoba merangkul mereka dan menjelaskan apa itu Polsuspas (polisi khusus pemasyarakatan),” ungkap Nuriyan yang akrab disapa, Ian.
Baca Juga: Hasil Pekan ke-5: Persebaya Tumbang, Madura United Menang
Dia mengaku bisa lolos menjadi relawan pengajar setelah lolos seleksi. Para relawan sebelumnya harus mengisi form registrasi online berupa data pribadi, profesi, masa kerja, motivasi menjadi relawan, tujuan bergabung di kelas inspirasi dan mengisi pernyataan tentang kesediaan untuk cuti sehari pada saat kegiatan inspirasi.
“ini merupakan pengalaman pertama saya menjadi bagian sebagai relawan pengajar, kebetulan saya mendapatkan kesempatan mengajar di SDN Petak,” terangnya.
Sekilas mengenai Kelas Inspirasi, yaitu sebuah program di mana para profesional dari seluruh penjuru Indonesia menjadi relawan pengajar dalam satu hari secara serentak di sekolah dasar untuk menceritakan dan berbagi mengenai profesi masing-masing.
Baca Juga: Mahasiswa KKN di Bojonegoro Hadirkan Pertunjukan Sandur
Pada kesempatan kali ini, Kelas Inspirasi berlangsung di Kecamatan Malo, pada Sabtu, (29/07/2023). Para relawan dari penjuru kota di Indonesia serta dari berbagai macam profesi di sebar di sembilan Sekolah Dasar di Kecamatan Malo.
Diantaranya yaitu SDN Rendeng, SDN Sudah, SDN Ngujung 1, SDN Petak, SDN Kedungrejo, SDN Tulungagung, SDN Sukorejo, SDN Semlaran, dan SDN Ngujung 2. [lus/ian]






