Surabaya (beritajatim.com) – Menopause biasanya dapat dialami oleh wanita yang sudah menginjak usia 45 hingga 55 tahun. Kondisi ini dikenal sebagai tanda berakhirnya siklus mentruasi.
Umumnya, Menopause ditandai dengan gejala seperti hot flashes, keringat dingin, jantung berdebar-debar, gangguan tidur, hingga perubahan mood.
Akan tetapi, seorang juga bisa dikatakan menopause jika tidak mengalami mesntruasi lagi, minimal 12 bulan.
Pada masa ini juga, produksi hormon estrogen oleh ovarium secara bertahap akan mulai berkurang, dan biasanya perimenopause berlangsung selama 4 tahun bahkan lebih lama atau bisa lebih singkat. Berikut tada-tanda akan terjadinya menopause.
1. Masalah Pada Saluran Kemih
Jika Anda sulit menahan buang air kecil, hingga pernah merasakan nyeri saat buang air kecil. Ketahui jika tanda ini menjadi gejala menopause.
Pasalnya, hal ini terjadi akibat jaringan di vagian dan saluran kemih menipis dan kehilangan elastisitasnya.
2. Tidak Teraturnya Siklus Menstruasi
Tanda berikutnya menopause yakni, adanya perubahan siklus menstruasi yang ditandai dengan haid yang tidak teratur atau berubah-ubah.
Selain itu, masa menstruasi akan lebih sedikit atau lebih banyak, atau hanya berupa bercak darah.
3. Mengalami Aseksual
Taukah Anda jika Aseksual akan terjadi ketika akan mengalami menopause. Hal ini terjadi lantaran penurunan hormone estrogen yang terjadi saat menopause, dan dapat membuat kurang peka terhadap rangsangan seksual.
Oleh karena itu, wanita yang mengalami menopause sulit mengalami orgasme dan menurunnya gairah seks.
Bentuk payudara berubah juga bisa menjadi tanda Anda mengalami menopause, lho. Selain itu, peningkatkan kadar kolestrol, selalu merasa nyeri pada persendian maupun otot, dan peningkatan berat badan, dapat menjadi sebuah tanda menopause lainnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tips”]
Untuk mengatasi keluhan yang muncul saat menopause, ketahui langkah – langkah berikut agar tidak mengganggu Anda lagi.
1. Agar hubungan seksual menjadi lebih nyaman, Anda bisa menggunakan cairan pelumas untuk vagina yang berbahan dasar air.
2. Menahan pipis memang tidak enak dan terkadang dapat menimbulkan penyakit berbahaya lainnya, jadi Anda bisa melakukan latihan kegel secara rutin.
Selain langkah di atas tadi, Anda juga bisa melakukan konsultasi ke dokter agar mendapatan menanganan yang tepat. (frs/ian)






