Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC kembali naik dari posisi dasar klasemen, pasca sukses mengamankan 3 poin kala menjamu Dewa United, pada laga pekan ke-23 Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Sabtu (15/2/2025) lalu.
Berkat tambahan 3 poin tersebut, Laskar Sape Kerrab mulai beranjak dari dasar klasemen dan menempati posisi 16 klasemen dan menggeser posisi Persis Solo dan PSS Sleman, sekalipun mereka masih tertahan di zona merah degradasi.
Torehan poin tersebut sekaligus menggenapkan poin mereka menjadi 20 poin berkat hasil 5 kali menang, 5 kali imbang dan 13 kali kalah dari 23 laga yang dijalani. Mereka memasukkan sebanyak 24 gol dan kebobolan sebanyak 44 gol.
Mereka unggul 1 poin dari PSS Sleman, yang menempati posisi 17 klasemen, serta unggul 2 poin dari Persis Solo, yang menempati posisi dasar klasemen sementara hingga memasuki pekan ke-23 kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air.
Bahkan untuk keluar dari zona merah degradasi, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, hanya kalah agregat gol dari Semen Padang, yang menempati posisi 15 klasemen dengan torehan 20 poin identik.
Termasuk tertinggal 2 poin dari dua tim lain di posisi 13 dan 14 klasemen sementara, yakni PS Barito Putera dan PSIS Semarang, keduanya memiliki torehan poin identik, yakni 22 poin dari 23 laga yang dijalani.
Memang dari komposisi persaingan di papan bawah klasemen, Madura United memiliki peluang emas untuk segera keluar dari zona merah degradasi. Hanya saja pada pekan ke-24 Liga 1, mereka harus menghadapi tim kuat yang menempati puncak klasemen sementara, Persib Bandung.
Tim binaan Angel Alfredo Vera, dijadwalkan akan menjalani laga berat sekaligus laga tandang menuju markas Maung Bandung, di Stadion Gelora Lautan Api, Bandung, Sabtu (22/2/2025) mendatang.
Sekalipun memiliki peluang tipis untuk menambah poin, tentunya kemenangan dari Dewa United yang sebelumnya menempati posisi runner up klasemen, bakal jadi motivasi tersendiri bagi Lulinha dan kawan-kawan. Sehingga bukan tidak mungkin mereka bisa segera keluar dari zona merah degradasi. [pin]






