Mojokerto (beritajatim.com) – Kompetisi Majapahit Super League (MSL) 2023 yang digelar Patriots Grup sejak pertengahan bulan Juli 2023 lalu resmi berakhir. Tim AS Twins berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Mojosari FC di Lapangan Yonif Para Raider 503 Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Tim AS Twins berhasil mengalahkan Mojosari FC dengan skor telak 3-0 saat melawan Mojosari FC dalam final MSL 2023. Tiga gol AS Twins tercipta dari Abdul Khafid dengan dua gol dan Reinaldi dengan satu gol. Dengan skor akhir 3-0, mengantarkan AS Twins sebagai juara MLS 2023.
Presiden Klub PS Mojokerto Putra (PSMP), Raja Siahaan mengatakan, jika kompetisi tersebut telah memasuki tahun kedua. Sebelumnya di tahun 2022 lalu, Patriots Grup yang menaungi sepak bola Liga 3 di Mojokerto, PSMP dan AC Mojopahit menggelar MLS di Lapangan Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.
Baca Juga: Siswi SD di Gresik Buta Permanen, Kepala Sekolah Tak Mau Komentar
“Banyak pemain-pemain muda yang fokus bermain baik di kompetisi ini, saya harapkan dengan kompetisi ini berjalan rutin setiap tahun, pesepakbola muda di Mojokerto bisa berprestasi lebih baik sehingga Kabupaten Mojokerto bisa mengulang sejarah dan lebih baik untuk sepak bola di Indonesia,” ungkapnya, Minggu (17/9/2023).
Masih kata mantan manager Tim Sepak Bola Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) VIII, Kabupaten Mojokerto ini, berharap di setiap tim Sekolah Sepak Bola (SSB) di Mojokerto memiliki permainan yang sama. Ia ingin menerapkan filosofi sepak bola Indonesia di SSB yang ada di Kabupaten Mojokerto.
“Sehingga saat mereka bermain di level yang lebih tinggi, secara permainan sudah sama. Jadi lebih mudah untuk menaikan level mereka daripada setiap SSB mempunyai permainan berbeda-beda. Saya juga ingin pelatih SSB wajib berlesensi minimal D atau kita pinginnya C,” harapnya.

Tujuannya, lanjut Raja, cara bermain pemain-pemain sepak bola muda di Kabupaten Mojokerto sama sehingga saat naik level ke kompetisi resmi maka akan lebih mudah menata permainannya. Selain itu, beberapa pemain potensial hasil MLS 2023 mulai terpantau untuk direkomendasikan masuk PSMP.
Baca Juga: Dukung Ganjar, Relawan Gapura Nusantara Adakan Diklat di Surabaya
“Sayq belum tahu secara detail tapi saya bicara dengan tim teknis, pelatih, kemungkinan ada sekitar 10 sampai 15 pemain potensial. Rencana kami, untuk PSMP jelas fokus di prestasi tapi untuk AC Majapahit fokus di pembinaan. Yang prestasi harus berjalan dengan baik, pembinaan juga berjalan dengan baik,” tuturnya.
Raja menegaskan, karena misinya adalah membangun sepak bola di Kabupaten Mojokerto lebih baik. Raja menegaskan, jika kompetisi di level Mojokerto berjalan setiap tahun maka banyak pemain di Mojokerto dipilih sehingga MLS merupakan proses yang harus dilalui.
“Apalagi belum banyak daerah menurut kami yang menggelar kompetisi internal. Jadi lewat kompetisi-kompetisi internal ini prestasi yang ingin kami bangun melewati proses yang berkelanjutan, bukan instan saja. Tapi saya yakin, step by step setiap tahun akan lebih baik,” tegasnya.
Baca Juga: Pengerjaan Gedung Literasi Magetan Tahap III Rp2,4 M, Minus 36,31 Persen
Sebelumnya, Patriots Grup yaitu grup yang menaungi sepak bola Liga 3 di Mojokerto, Persatuan Sepak Bola Mojokerto Putra (PSMP) dan AC Mojopahit menggelar Majapahit Super Liga (MSL). Setidaknya ada 11 Sekolah Sebak Bola (SSB) mengikuti MLS yang akan digelar pertengahan bulan Juli 2023 ini.
Pertandingan Bharata Vs GSA menjadi pembuka Majapahit Super Liga (MSL) yang digelar Patriots Grup. Ada 11 Sekolah Sepak Bola (SSB) di Mojokerto Raya terlibat dalam ang pencarian bibit pesepakbola muda tersebut. Pemain terbaik hasil MSL nantinya akan bergabung dengan PS Mojokerto Putra (PSMP) dan AC Majapahit. [tin/ian]
![AS Twins Keluar Jadi Juara, MLS 2023 Jaring Pemain Sepak Bola Potensial di Mojokerto Presiden Klub PSMP, Raja Siahaan bersama pemenang MSL 2023. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG-20230917-WA0003_bEno8BUz7G-1024x770.jpeg)





