Pasuruan (beritajatim.com) – Gelombang pemudik mulai menunjukkan taringnya di Jawa Timur. PT Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP) mencatat sebanyak 96.438 kendaraan telah melintasi Ruas Tol Gempol-Pasuruan dalam periode H-10 hingga H-6 Hari Raya Idul Fitri 1447H (11–15 Maret 2026).
Angka tersebut menunjukkan tren kenaikan yang signifikan, yakni sebesar 6,33% dibandingkan lalu lintas normal yang berada di angka 90.698 kendaraan. Jika disandingkan dengan periode Lebaran tahun 2025 lalu, volume kendaraan tahun ini juga mengalami pertumbuhan sebesar 5,67%.
Kenaikan volume kendaraan tersebar di empat gerbang tol utama sepanjang ruas tersebut. Gerbang Tol (GT) Pasuruan menjadi titik tersibuk dengan total kendaraan keluar (exit) mencapai 21.834 unit, melonjak 9,04% dari kondisi normal.
Berikut rincian pergerakan kendaraan di gerbang tol lainnya:
* GT Bangil: Mencatat kenaikan tertinggi secara persentase, dengan arus masuk (entrance) naik sebesar 9,93% (9.122 kendaraan).
* GT Rembang: Arus kendaraan cenderung stabil namun tetap meningkat, dengan total 7.951 kendaraan keluar (naik 2,11%).
* GT Grati: Sebagai titik paling timur, gerbang ini melayani 7.133 kendaraan keluar (naik 5,89%) dan 11.194 kendaraan masuk.
Menanggapi mulai padatnya arus lalu lintas, pihak PT Jasamarga Gempol Pasuruan menekankan pentingnya persiapan fisik dan teknis sebelum masuk ke jalan tol. Pengguna jalan diminta memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan saldo kartu uang elektronik (e-toll) dalam posisi mencukupi untuk menghindari antrean di gerbang tol.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengisi daya baterai ponsel, memastikan bahan bakar cukup, dan membawa perbekalan yang memadai. Jika merasa lelah, jangan memaksakan diri; segera beristirahat di tempat yang telah tersedia,” tulis manajemen PT JGP dalam keterangan resminya.[rea]






