Surabaya (beritajatim.com) – Kesetaraan gender menjadi sorotan tersendiri bagi Arumi Bachsin. Ketua Perwosi Jawa Timur itu mengatqkan jika saat ini memang terjadi kejomplangan di dunia olah raga karena lebih didominasi pria. Padahal perempuan juga memiliki potensi yang sama.
Hal ini diucapkan Arumi saat mengikuti kegiatan Festival Sepak Bola Putri U10-13 dan Coaching Clinic dalam rangka menyambut Piala Dunia Wanita FIFA 2023. Kejuaraan yang akan diselenggarakan di Australia dan New Zealand, di Unesa Surabaya.
Arumi menceritakan jika anak-anak butuh inspirasi untuk bisa menemukan bakatnya. Salah satunya pada sepak bola wanita. Dia sendiri mengaku kepincut dan akan mencoba menyalurkan bakat sang anak ke dalam dunia sepak bola wanita.
“Saya mau banget kalau anak saya punya bakat di sepak bola seperti mereka. Kalau ada passion saya akan suport tapi anak saya sama matahari takut tapi nanti dicoba,” ungkap Ibu dua anak ini, Jumat (9/6/2023).
Lebih lanjut Arumi memaparkan pentingnya kerjasama antar institusi olah raga. Saling sinergi sangat dibutuhkan dengan harapan akan semakin maju. Bukan hanya satu komponen yang bersinergi namun semua aspek supaya pembibitan dalam sepak bola usia muda khususnya perempuan memiliki kesetaraan.
BACA JUGA:
Arumi Bachsin Apresiasi Jatim PR Award di HUT ke-17 Beritajatim
“Semoga sinergi kerjasama ini baik dari persatuan sepak bola wanita, PSSI dan Konjen Australia ini semakin bagus karena antusiasme terhadap sport wanita ini sedikit rendah,” imbuhnya.
Menurut Arumi, kegiatan sepak bola wanita bisa terus berkembang dengan banyaknya even. Apalagi dengan mendatangkan pesepak bola wanita dari tim besar maupun timnas.
“Saya sayang senang dengan program ini karena dengan program seperti ini bisa menjadi moment yang tidak terlupakan bagi anak-anak. Harapanya sepak bola wanita bisa semakin besar,” tutupnya. [way/but]






