Malang (beritajatim.com) – Arema FC mengawali Liga 1 musim ini dengan hasil buruk. Dari dua laga yang sudah dijalani mereka belum pernah sekali pun meraih kemenangan.
Dua laga ini masing-masing kalah dari Dewa United dengan skor 1-0. Lalu ditahan imbang Persib Bandung dengan skor akhir 3-3.
Pelatih Arema FC, Joko Susilo langsung melakukan evaluasi pasca hasil minor ini. Faktor utama Arema FC belum bisa meraih kemenangan karena belum ada chemistry antar pemain.
“Tentu banyak faktor, terutama chemistry antar pemain itu yang belum terjalin,” ujar Joko Susilo, Rabu, (12/7/2023).
BACA JUGA:
Arema Pinjamkan Pemain ke Deltras untuk Tambah Jam Terbang
Penyebab belum adanya chemistry itu karena banyak pemain baru bergabung dengan tim saat kompetisi Liga 1 akan digelar. Mepetnya persiapan menjadi salah satu faktor tim belum memiliki chemistry yang kuat antar pemain.
“Seperti Mikael Tata, itu kan terakhir datang. Beberapa pemain asing juga baru datang. Kalau mau jujur, mereka kan persiapan baru dua minggu,” imbuh Joko Susilo.
BACA JUGA:
Hasil Pekan Kedua Liga 1, Persebaya dan Arema Imbang
Pelatih yang akrab disapa Getuk ini mengatakan, meski sedang membangun kekompakan, dia mengklaim skuat asuhannya sudah menunjukkan progress yang baik.
“Secara progres permainan kami juga senang progresnya meningkat. Tapi jujur, belum mencapai apa yang kami inginkan,” ujar Getuk. [luc/beq]






