Jakarta (beritajatim.com) – Arema FC secara mengejutkan menang 2-0 atas tuan rumah Persija Jakarta. Pertandingan pekan ke-20 Super League itu berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Minggu (8/2/2026).
Sejak menit awal, Arema FC langsung menunjukkan niat menyerang melalui skema serangan balik cepat. Peluang pertama lahir dari aksi Dalberto yang menusuk sisi sayap sebelum melepaskan tembakan ke gawang Persija. Namun, kiper Carlos Eduardo masih sigap menepis bola.
Tekanan Arema berlanjut pada menit ke-9 lewat sundulan Hansamu Yama yang memanfaatkan bola muntah di depan gawang. Peluang emas itu berhasil digagalkan Rizky Ridho yang tampil disiplin di lini pertahanan Persija.
Persija Jakarta perlahan keluar dari tekanan. Gabriel Silva sempat mengancam lewat tendangan cut inside pada menit ke-18, tetapi kembali Carlos Eduardo mampu mengamankan gawangnya. Di sisi lain, Persija juga memperoleh peluang berbahaya saat Gustavo Almeida berhadapan satu lawan satu dengan Adi Satryo pada menit ke-20, namun sang kiper Arema keluar sebagai pemenang.
Kedua tim saling bertukar serangan sepanjang babak pertama. Persija nyaris mencetak gol lewat kombinasi Witan Sulaeman dan Aditya Warman, sementara Arema beberapa kali mengancam melalui transisi cepat yang dimotori Gabriel Silva dan Joel Vinicius. Hingga turun minum, skor tetap imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat. Arema kembali mendapat peluang emas lewat Joel Vinicius yang berhadapan langsung dengan Carlos Eduardo pada menit ke-47, tetapi peluang itu kembali mentah di tangan penjaga gawang Persija.
Persija membalas melalui skema bola mati dan tembakan jarak jauh. Dony Tri Pamungkas dan Thales Lira sempat memaksa Adi Satryo melakukan dua penyelamatan krusial secara beruntun. Tekanan Persija terus berlanjut, namun penyelesaian akhir menjadi kendala utama.
Gol sempat tercipta untuk Persija pada menit ke-77 lewat Gustavo Almeida. Namun, setelah peninjauan Video Assistant Referee (VAR), wasit menganulir gol tersebut karena Maxwell Souza yang terlibat dalam proses serangan dinyatakan berada dalam posisi offside.
Momen krusial justru menjadi milik Arema FC. Pada menit ke-82, Gabriel Silva melakukan solo run menembus pertahanan Persija sebelum menuntaskan peluang menjadi gol pembuka. Gol tersebut membuat Arema bermain semakin percaya diri.
Di masa injury time, Gabriel Silva kembali menjadi pembeda. Berdiri bebas setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Persija, ia sukses mencetak gol keduanya. Sempat dianulir karena dugaan offside, wasit kembali melakukan pengecekan VAR sebelum akhirnya mengesahkan gol tersebut.
Keputusan VAR memastikan kemenangan Arema FC dengan skor 2-0. (faw/but)






