Malang (beritajatim.com) – Aplikasi Curhatin garapan 4 mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang menyabet juara 2 pada ajang work in tech bootcamp connecting the dots Jawa Timur 2023. Aplikasi ini dirancang mahasiswa ITN Malang bersama anggota tim dari berbagai universitas.
Curhatin merupakan platform yang dapat digunakan pengguna untuk bercerita atau curhat kepada orang lain secara anonim, dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Maqila Sulaiman Abu Zakaria salah satu anggota tim menjelaskan bahwa Curhatin berangkat dari isu kesehatan mental yang terjadi di masyarakat.
“Tidak semua orang dapat menjadi tempat berbagi masalah. Karena setiap orang memiliki kondisi mental individu yang tidak dapat disamakan. Melalui aplikasi ini seseorang dapat mengeluarkan kecemasannya dengan bercerita, dan mendapatkan pendengar yang baik,” ujar mahasiswa angkatan 2021 tersebut, Rabu (5/7/2023).
Dia bersama tim mendorong perawatan kolaboratif dengan memungkinkan komunikasi dan koordinasi yang lancar antara pengguna, profesional, dan penyedia layanan lain. “Dengan Curhatin kami juga memberikan layanan kesehatan mental lebih terjangkau dan mudah diakses bagi berbagai individu,” ujar Maqila.
Work in Tech Bootcamp Jawa Timur 2023 berlangsung di Hotel Kusuma Agrowisata, Kota Batu, Minggu (11/6/2023) lalu. Perwakilan ITN Malang berhasil meraih juara 2 Work in Tech Bootcamp Connecting the Dots Jatim 2023 yang berlangsung di hari ketiga. Keempat mahasiswa ITN Malang, yaitu Maqila Sulaiman Abu Zakaria (angkatan 2021), Novanda Ade Pratama (angkatan 2018), Febryan Alfaridzi (angkatan 2018), dan Ivan Farhan Abiyyu (angkatan 2019).
Keempatnya tersebut merupakan mahasiswa Teknik Informatika S-1 ITN Malang yang sedang ikut program pelatihan Work In Tech yang diselenggarakan oleh Inco Academy, partnership dengan Plan Internasional Indonesia, KitaKerja.id, support by Google.ord. Kegiatan Work in Tech – Bootcamp Connecting the Dots 2023 diikuti 300 peserta dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jawa Timur dan Jawa Barat.
“Untuk perlombaannya sendiri tidak semua peserta bisa mengikuti. Kalau dari ITN yang mengikuti ada 5 peserta. Dari teknik informatika 4 mahasiswa yang tergabung dalam satu tim. Dan satu mahasiswa dari teknik industri, tapi beda tim,” ujar Maqila Sulaiman.
BACA JUGA:
Tak Ada Dolly, Transaksi Mengalir di Aplikasi
Work in Tech Bootcamp 2023 mengusung tema, Connecting the Dots: Defining Opportunities, Transforming Solutions. Bertujuan memberi kesempatan pada mahasiswa untuk berjejaring serta belajar dari expert di bidang leadership, IT dan entrepreneurship. Mahasiswa juga memperoleh kesempatan pendanaan untuk proyek entrepreneurship.
“Di sini kami mendapat pengalaman dalam membangun bisnis baru sehingga nantinya bisa bersaing di dunia industri. Mahasiswa juga bisa menjalin relasi, dan menentukan peluang dengan mengubah solusi,” kata Maqila mengakhiri. [dan/but]






