Malang (beritajatim.com) – Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon Sanusi-Lathifah Shohib (SALAF) di Pilbup Malang 2024 mengalami perusakan yang diduga melibatkan seorang mantan pejabat publik. Sebanyak 200 banner yang terpasang di berbagai lokasi di Kabupaten Malang dirusak oleh oknum tak bertanggung jawab, menciptakan kekhawatiran di kalangan tim kampanye.
Liaison Officer Tim SALAF, Zulham Ahmad Mubarok, menjelaskan bahwa hasil penyelidikan bersama Tim Siber Paslon SALAF menunjukkan keterlibatan mantan pejabat publik dalam aksi perusakan ini. “Kami sudah memiliki bukti berupa rekaman video dan CCTV yang terpasang di beberapa lokasi tempat APK SALAF dipasang,” ujarnya saat melapor ke Bawaslu Kabupaten Malang pada Rabu (15/10/2024).
Dalam rekaman tersebut, mantan pejabat publik terlihat mengawasi serta menyediakan truk untuk mengangkut sejumlah orang yang diduga melakukan perusakan secara masif. Zulham menegaskan bahwa mereka telah menemukan tujuh titik CCTV yang merekam aktivitas mencurigakan, termasuk keberadaan kendaraan yang mengarah pada mantan pejabat tersebut.
Meskipun demikian, Zulham belum bisa mengungkapkan nama atau inisial mantan pejabat publik yang terlibat, menyatakan bahwa proses hukum terkait perusakan APK ini merupakan ranah Gakumdu (penegakan hukum terpadu). “Kami berharap kasus ini ditindaklanjuti secara serius,” tegas Zulham.
Zulham bersama Tim Hukum dan Tim Siber melaporkan perusakan ini ke Bawaslu dengan tiga poin utama: pertama, perusakan banner SALAF secara masif; kedua, dampak negatif yang ditimbulkan dari perusakan ini di Kabupaten Malang; dan ketiga, bukti rekaman CCTV yang mengarah pada mantan pejabat publik.
“Kami memberi ultimatum kepada mereka yang merusak banner SALAF untuk berhati-hati, karena kami sudah menemukan bukti. Kami berharap mantan pejabat publik yang terlibat menghentikan aksinya,” tutup Zulham. [yog/beq]






