Jakarta (beritajatim.com) – Pemecatan Shin Tae-yong setelah tim nasional (Timnas) Indonesia meraih hasil buruk di Piala AFF 2024, seakan menjadi bumerang untuk PSSI. Kini, PSSI dituntut melakukan hal serupa kepada Indra Sjafri.
Pertanyaannya, apakah PSSI punya nyali untuk melakukan itu?
Pecinta sepak bola nasional sedang marah menyusul hasil buruk yang diperoleh Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025. Dari dua pertandingan yang sudah dijalani di Grup C, Timnas Indonesia U-20 asuhan Indra Sjafri hanya memetik hasil memalukan.
Tim ini kalah 0-3 dari Iran pada game pertama. Kemudian Timnas Indonesia U-20 arahan Indra Sjafri tumbang di tangan Uzbekistan dengan skor 1-3 pada Minggu (16/2/2025) malam.
Hasil ini membuat kans Indonesia lolos ke fase knock out Piala Asia U-20 2025 tertutup. Tak cuma itu saja, dua kekalahan atas Uzbekistan dan Iran sekaligus mengubur ambisi Indonesia lolos ke Piala Dunia U-20 2025 di Chile.
Kemarahan pecinta sepak bola Indonesia ditumpahkan di akun Instagram milik Timnas Indonesia dan Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI.
Mereka, para netizen sekaligus pecinta sepak bola Indonesia itu, membandingkan Timnas U-20 ketika ditangani Indra Sjafri dan saat dinakhodai Shin Tae-yong (STY) yang dipecat pada Januari 2025 itu.
Menurut warganet, performa Timnas Indonesia U-20 era STY di ajang Piala Asia U-20, jauh lebih baik daripada saat ditangani oleh Indra Sjafri.
Dalam Piala Asia U-20 2023 di Uzbekistan, Timnas Indonesia U-20 meraih satu kemenangan, sekali seri, dan sekali kalah di babak grup. Mereka gagal lolos karena kalah selisih gol dari Irak.
Indonesia memang masih menyimpan satu pertandingan terakhir melawan Yaman. Pertandingan ini akan digelar pada Rabu (19/2/2025) malam di Shenzhen Youth Football Training Base Centre Stadium, China.
Meski demikian, pertandingan ini dipastikan tidak berdampak apa pun bagi kedua tim. Sebab Indonesia dan Yaman sama-sama kalah di dua pertandingan sebelumnya.
Bagi Indonesia maupun Yaman, laga pada Rabu malam nanti tak ubahnya memperebutkan posisi tiga di klasemen akhir Grup C Piala Asia U-20 2025.
Bagaimana respons Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI atas kegagalan Timnas Indonesia U-20 Piala Asia U-20 2025?
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu malam, Erick sama sekali tidak menyinggung soal evaluasi Indra Sjafri sebagai pelatih.
Erick menulis, “Sebuah pelajaran berharga untuk Timnas U-20 dari juara bertahan Piala Asia U-20, Uzbekistan. Sempat bangkit saat Jens Raven mencetak gol penyeimbang, namun Timnas U-20 harus mengakui keunggulan Uzbekistan pada akhir laga dengan skor 3-1.”
Menteri BUMN itu menambahkan, “Program Timnas U-20 ini akan terus dijaga dan dilanjutkan untuk menjaga regenerasi Timnas Senior.”
Tentu saja unggahan Erick ini tidak membuat netizen puas. Mereka justru bertanya apakah PSSI punya nyali untuk memecat Indra Sjafri?
Logika sederhananya, menurut warganet, jika Shin Tae-yong dipecat usai hasil buruk di Piala AFF 2024, seharusnya Indra pun mengalami nasib serupa.
Kita tunggu saja bagaimana sikap tegas PSSI atas kegagalan di Piala Asia U-20 2025.
Jangan sampai, sekali lagi, jangan sampai PSSI maupun Erick Thohir dianggap punya standar ganda.
Forza, Garuda! (faw/ted)






