Surabaya (beritajatim.com) – Ajang tahunan SMA Award 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Dindik Jatim) mencatatkan lonjakan peserta yang fantastis.
Sebanyak 174.858 siswa SMA negeri dan swasta dari seluruh Jatim telah mendaftar untuk berkompetisi, meningkat hampir lima kali lipat dari tahun sebelumnya yang hanya diikuti 36.232 peserta.
Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai menyatakan antusiasme luar biasa ini menegaskan posisi SMA Award sebagai wadah representatif bagi siswa untuk mengasah potensi, menuangkan ide, dan mendorong kreativitas.
“SMA Awards 2025 dilangsungkan sebagai wadah para siswa SMA negeri dan swasta se-Jatim berkompetisi,” ujar Aries, Minggu (21/9/2025).
Ia menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang ekspresi yang menumbuhkan rasa percaya diri dan memantik inovasi dari generasi muda Jatim.
Tahun ini, SMA Award 2025 menghadirkan 25 kategori lomba serta lima kategori khusus yang menjadi perhatian utama penyelenggara. Kategori-kategori khusus ini menunjukkan komitmen Dindik Jatim terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
“Melalui SMA Awards, siswa tak hanya pintar dalam belajar dan lini akademik. Namun mereka juga dapat menemukan potensi-potensi baru sebagai bekal kehidupan,” tambah Aries.
Lima kategori khusus yang menjadi daya tarik baru adalah School Food Care (SFC), Perpustakaan, dan Toilet Bersih.
Kepala Bidang SMA Dindik Jatim, Suhartatik menjelaskan bahwa kategori SFC dirancang untuk mendorong sekolah lebih peduli pada gizi, kesehatan, dan kebersihan warganya.
“Tujuan kami mengadakan kategori SFC adalah untuk mendorong sekolah menjadi laboratorium alam atau tempat pembelajaran outdoor, sekolah sebagai wisata edukasi, melatih entrepreneur, membantu tumbuh kembang anak, dan memanfaatkan tempat kumuh menjadi bersih, indah serta tertata,” papar Suhartatik.
Selain SFC, kategori Perpustakaan berfokus pada optimalisasi pengelolaan, pengembangan, dan pemanfaatan perpustakaan, baik fisik maupun digital, selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka dan transformasi pendidikan yang menekankan literasi.
Sementara itu, kategori Toilet Bersih hadir sebagai dukungan nyata terhadap program sekolah sehat dan ramah anak.
Pendaftaran SMA Award 2025 telah dibuka sejak akhir Juli. Peserta berasal dari kelas X hingga XII dan tersebar di bawah koordinasi seluruh Cabang Dinas Pendidikan se-Jatim. Malam penganugerahan (awarding) dijadwalkan berlangsung pada 23 Oktober 2025.
Prestise ajang ini ditegaskan dengan rencana kehadiran Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang akan menyerahkan sertifikat dan piala kepada para pemenang bersama Kepala Dindik Jatim. Kehadiran gubernur ini menegaskan SMA Award sebagai agenda pendidikan yang sangat penting di Jatim. [ipl/but]






