Tuban (beritajatim.com) – Kabar akan adanya kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar membuat sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di wilayah Kabupaten Tuban malam ini mengalami antrean yang sangat signifikan dibandingkan dengan biasanya, Rabu (31/8/2022) malam.
Tampak sejumlah pengendara sepeda motor maupun mobil nampak rela antre untuk membeli Bahan Bakar Minyak. Bahkan antrean panjang sejumlah kendaraan truk besar juga sampai mengular keluar dari SPBU hingga mengakibatkan penumpukan di Jalur Pantura Tuban.
Pantauan beritajatim.com, antrean panjang sejumlah kendaraan yang akan membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) salah satunya tampak terjadi di SPBU Dasin, jalan Tuban-Semarang KM 4, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Tuban. Puluhan kendaraan truk besar tampak berjajar antri mengular hingga keluar dari SPBU dan menumpuk di jalan raya.
“Ini lumayan panjang antrenya, kendaraan truk sampai di luar sampai di jalan. Untung di sini jalannya lebar, jadi tidak sampai macet,” kata Adam (38), salah satu pengendara motor yang akan mengisi BBM di SPBU tersebut.
“Kalau biasanya SPBU sini untuk sepeda motor tidak pernah ada antri panjang, makanya saya suka ngisi BBM di sini. Tapi hari ini antreannya panjang, rata-rata mau Pertalite,” sambung pengendara motor asal Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban itu.
[berita-terkait number=”4″ tag=”harga-bbm-naik”]
Dengan kondisi terjadinya antrean di SPBU tersebut, petugas dari SPBU Dasin juga membatasi untuk kendaraan khususnya kendaraan truk besar yang akan mengisi BBM. Yang mana untuk kendaraan yang dari arah barat diminta untuk lurus untuk menghindari kemacetan di jalur Pantura Tuban karena kendaraan tidak bisa masuk.
Sementara itu, selain di SPBU Dasin antrean kendaraan yang akan mengisi BBM juga terlihat di SPBU Seleko, Jalan Pahlawan dan juga SPBU Alfalah, jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Tuban. Petugas kepolisian dari Sat Lantas Polres Tuban juga tampak melakukan pengaturan Arus Lalu Lintas di depan SPBU Dasin, Jalan Tuban-Semarang yang untuk mencegah terjadinya kemacetan di jalan nasional tersebut.[mut/ted]







