Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto melakukan anjangsana ke sejumlah organisasi perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada hari pertama masuk kerja setelah libur cuti bersama menyambut lebaran, Rabu (26/4/2023).
Hendy sempat bertemu menerima sambatan atau curahan hati (curhat) dari sejumlah pegawai honorer. “Ada teman honorer yang menyampaikan kalau sudah bekerja selama 30 tahun dan masih belum diangkat juga,” katanya kepada wartawan.
Hendy mengatakan, hal ini akan jadi perhatiannya. “Saya akan dicek kembali. Kalau ada peluang jadi ASN (Aparatur Sipil Negara), mereka bisa masuk dalam PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja),” katanya.
Selain menerima keluhan pegawai honorer, Hendy juga mengecek tingkat kehadiran pegawai di setiap OPD. Ternyata sebagian ASN Pemerintah Kabupaten Jember belum masuk kerja. “Beberapa teman ada yang trouble di jalan, karena sekarang tingkat kenaikan volume angkutan lebaran 45 persen. Dari 86 juta (pada tahun lalu), sekarang 142 juta orang yang mudik. Tentu ini pasti crowded di jalan,” katanya.
Menurut Hendy, saat ini jalanan tidak mampu menampung pengguna jalan. “Berangkat mudik sih aman. Tapi pulangnya (arus balik) pasti nyangkut, karena mengejar tanggal masuk 26 April. Itulah kenapa ada teman-teman yang izin tidak bisa hadir karena dalam perjalanan. Bukan di rumah, tapi nyangkut di jalan. Pemerintah juga ada anjuran, karena jalan sedang crowded, mungkin (ASN) bekerja di rumah sampai 2 Mei 2023,” katanya.
Hendy meminta kepada para ASN Pemkab Jember untuk befokus dan bekerja lebih baik. “Sehingga bisa melayani masyarakat lebih baik,” katanya. [wir]






