Surabaya (beritajatim.com) – Bakal Capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Rasyid Baswedan, yang diusung Partai NasDem, PKS, dan Partai Demokrat, telah melakukan silaturahmi ke beberapa titik simpul di Jatim.
Melansir artikel Beritajatim, kunjungan ini telah dikonfirmasi ketua DPW Jaringan Relawan Nasional (Jarnas) Anies Baswedan Jawa Timur, Dhimam Abror Djuraid di Surabaya, Rabu (05/04/2023).
Aktivitasnya di Jawa Timur sudah terlihat saat Anies menghadiri acara “Simfoni Kebangsaan” di Surabaya, Jumat (17/03/2023).
Baca Juga: Ini Sasaran Operasi Ketupat Semeru 2023 di Pamekasan
Pada kesempatan tersebut, Anies Baswedan menyebut Jawa Timur menjadi titik awal menyalurkan semangat keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.
Sementara, menurut pantauan Beritajatim, aktivitas Anies terbaru di Jawa Timur, terjadi pada Minggu (9/4/2023). Anies Baswedan mengunjungi warung angkringan di Jalan Diponegoro Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Nola Kurniawan, pemilik Wedangan Diponegoro yang dikunjungi Anies mengatakan saat itu, Anies datang menggunakan mobil bersama salah seorang rekannya. Kemudian Anies langsung menghampiri gerobak dan memesan wedang rempah dan bakaran.
Aksi Mantan Gubernur DKI Jakarta ini adalah hal lumrah mengingat ia tengah mempersiapkan diri menghadapi hajatan politik besar.
Hasil elektabilitas terbaru Anies Baswedan yang masih rendah di Jawa Timur, digadang-gadang menjadi alasan utama ia melakukan silaturahmi di beberapa titik simpul Jatim.
Baca Juga: Progres Kontruksi PT Freeport Indonesia di Gresik Capai 64 Persen
Melansir lembaga survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI), elektabilitas Anies di Jawa Timur masih kalah di bawah Prabowo dan Ganjar.
Dalam survei tersebut, diperlihatkan elektabilitas Prabowo Subianto sebesar 19,4 persen kemudian menyusul Ganjar dengan 17,6 persen dan melengkapi tiga besar yaitu Anies Baswedan dengan 15,7 persen.
Jawa Timur merupakan salah satu daerah lumbung suara bagi bakal calon presiden 2024.
Sebagai daerah yang memiliki tingkat swing state cukup tinggi, Jatim punya 15 persen suara elektoral di Indonesia, dengan jumlah 41 juta penduduk. Sedangkan potensi suara tertinggi di Jawa Timur ada pada kaum mudanya.
Anies Baswedan sendiri sudah mendeklarasikan diri mengikuti bakal calon presiden, yang diusung koalisi tiga partai, yakni Partai Nasdem, Demokrat, dan PKS. (kai/ian)






