Bondowoso (beritajatim.com) – Angin kencang disertai hujan deras menerjang Kabupaten Bondowoso pada Rabu (19/3/2025) pagi, menyebabkan 10 pohon tumbang di lima kecamatan serta merusak satu rumah warga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso melaporkan bahwa cuaca ekstrem terjadi sekitar pukul 07.30 WIB dan berdampak pada sejumlah wilayah, termasuk Maesan, Pujer, Tamanan, Jambesari Darus Sholah, dan Tenggarang.
Pohon tumbang sempat menutup akses jalan di beberapa titik, namun seluruhnya telah dievakuasi. Berikut lokasi kejadian berdasarkan data BPBD:
- Maesan: 1 pohon angsana tumbang di Jl. Raya Bondowoso – Jember, depan SMP Negeri 2 Maesan.
- Pujer: 1 pohon tumbang di Jalan Raya Kejayan, dekat Balai Desa Kejayan.
- Tamanan: 2 pohon tumbang di Jl. Raya Tamanan dan Jl. Wonosuko-Kalianyar.
- Tenggarang: 2 pohon tumbang di Jalan Raya Koncer Kidul dan Desa Sumber Salam.
- Jambesari Darus Sholah: 4 pohon tumbang di Jl. Koncer Kidul – Grujugan Lor dan Jl. KH Abdurrahman, Dusun Krajan.
Selain itu, rumah milik Samiatun, warga Dusun Angsana, Desa Jambesari DS, mengalami kerusakan ringan akibat tertimpa pohon. Rumah tersebut dihuni oleh empat orang, terdiri dari satu laki-laki dan tiga perempuan.
BPBD Bondowoso bersama unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, serta warga setempat telah melakukan evakuasi pohon tumbang melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD.
Kalaksa BPBD Bondowoso, Sigit Purnomo, menyatakan bahwa seluruh pohon tumbang telah berhasil ditangani. “Tim kami bergerak cepat dalam penanganan di lapangan. Saat ini kondisi sudah aman, meski cuaca masih mendung,” ujarnya kepada BeritaJatim.com, Rabu (19/3/2025).
BPBD Bondowoso mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di puncak musim penghujan seperti saat ini. [awi/beq]






