Banyuwangi (beritajatim.com) – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Banyuwangi, Rabu (19/3/2025) siang. Akibat fenomena tersebut beberapa pohon tumbang di sejumlah titik hingga mengakibatkan porak-poranda sebuah bangunan.
Kalaksa BPBD Banyuwangi, Danang Hartanto menjelaskan, sampai saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi terus menerima laporan masuk adanya kerusakan akibat angin kencang tersebut.
“BPBD Banyuwangi masih terus melakukan pendataan terkait kejadian pohon tumbang ataupun bangunan yang roboh,” ujarnya.
Melalui laporan sementara Dinas Damkarmat Banyuwangi, setidaknya lebih dari 10 titik lokasi kejadian pohon tumbang. Bahkan, akibatnya satu buah tower roboh hingga bangunan warung rata dengan tanah akibat amukan angin kencang.

Danang mengungkapkan, beberapa adanya kiriman laporan pohon tumbang dari masyarakat terjadi di Jalan KH Wahid Hasyim selatan BPR Ady Jajag, Kecamatan Gambiran, depan Balai Desa Sempu, Jalan Brawijaya depan SMK Sritanjung Banyuwangi Kelurahan Kebalenan, di Jalan Adi Sucipto depan KPP Pratama Banyuwangi, Perumahan Concrong, “Disusul juga laporan dari Kecamatan Rogojampi, lalu di Jalan Raya Banyuwangi-Situbondo Lingkungan Klatak, Kecamatan Kalipuro, hingga di dalam parkiran Poltek Negeri Banyuwangi hingga menimpa sebuah sepedah motor,” jelasnya.
Danang menambahkan, angin kencang disertai hujan deras yang melanda Banyuwangi secara mendadak itu hampir terjadi merata di sejumlah kecamatan di Banyuwangi. Sedangkan laporan kerusakan juga masih terus dilakukan pendataan oleh BPBD Banyuwangi.
“Sampai saat ini petugas BPBD, Damkarmat, hingga pihak kepolisian masih berjibaku melakukan evakuasi dengan pohon tumbang yang menutup akses jalan hingga bangunan roboh. Kami juga terus membuka laporan agar bisa terus mendapat evakuasi,” pungkasnya. [alr/but]






